Netizen Muslim bisa mendaftar situs sesat, provokatif, maksiat dan anti Islam lalu adukan melalui aduankonten@mail.kominfo.go.id

Kemenkominfo
Ada fenomena menarik setiap muncul kasus pemblokiran situs berbau Islami oleh pemerintah, yaitu beredarnya sederet daftar situs tertentu yang dianggap "radikal" di situs kelompok Syi'ah atau pendukungnya.

Menurut seorang jurnalis Muslim, kelompok tersebut memang rajin mencari-cari celah situs Islam untuk dikumpulkan dan kemudian ditindak lanjuti sebagai pengaduan.

Dalam daftar dari Syi'ah itu, diklasifikasikan tingkat "keradikalan" versi mereka. Dengan framing "bahaya Wahabi", "ancaman NKRI" dan "provokasi SARA".

Sebenarnya, mengadukan konten kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi itu mudah, masyarakat tinggal mengirim email berisi link-link situs yang dianggap melanggar hukum.

Seperti konten hoax (informasi palsu/sesat), provokatif, penghinaan SARA, penipuan, pornografi dan lain-lain.

Aduan diterima 24 jam melalui surat elektronik (email) dengan alamat: aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Pengaduan lewat email dianggap Kominfo lebih mudah, karena bisa langsung diperiksa melalui tautan ke situs yang diduga terlarang.

Risalah mengajak pemirsa untuk berpartisipasi mengumpulkan daftar situs sesat, anti Islam, penyebar hoax, maksiat dan lain-lain, untuk kemudian disosialisasikan bersama agar masyarakat berpartisipasi melakukan pengaduan.

Untuk mempermudah pemeriksaan, sebaiknya temukan langsung tautan situs yang berisi konten terlarang.
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.