Kolumnis harian Asharq Al-Awsat mengklaim Basyar al-Assad mengalami penderitaan mental selama 6 tahun perang

Presiden Suriah Bashar al-Assad (Independent/AP)

Amir Taheri, seorang kolumnis dari harian Asharq Al-Awsat mengklaim bahwa Presiden Suriah Basyar al-Assad mengalami penderitaan mental selama 6 tahun konflik di negaranya.

Ia mengutip sumber dari salah satu pejabat Rusia, yang mengakui bahwa Assad "kepayahan" karena tekanan mental.

"Inilah sebabnya mengapa pejabat Rusia ini memberikan petunjuk jika Assad 'lelah oleh perang dan ketegangan selama lima tahun ini', bahkan meningkatkan penebalan syaraf di mata kirinya akibat tekanan psikologis", tulis Taheri.

Keterangan tersebut juga digunakan oleh berbagai situs online anti rezim Suriah. Beberapa membuat klaim Assad dirawat di rumah sakit karena rasa "gelisah".

Menurut PBB, perang Suriah telah memakan korban sebanyak 400.000 jiwa dan membuat setengah dari populasi kehilangan rumah.

Tapi dalam sebuah wawancara dengan The Sunday Times akhir tahun lalu, Assad mengaku tidur dengan normal dan tidak kekurangan jam istirahat di malam hari.

Ketika ditanya mengenai kematian anak-anak Suriah yang mungkin membebani pikirannya, Assad tertawa dan berkata, "Saya tahu arti dari pertanyaan itu".

"Saya tidur teratur, saya tidur dan bekerja dan makan normal dan melakukan olahraga", katanya. (Independent)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.