Baru-baru ini, ramai isu di berbagai media sosial dan situs-situs berita Arab mengenai kondisi otak Assad

Presiden Suriah Bashar al-Assad (Reuters)
Pihak rezim Suriah membantah rumor mengenai penyakit yang diderita Presiden Basyar al-Assad. Mereka mengatakan, Assad "melaksanakan tugas secara normal".

Baru-baru ini, ramai isu di berbagai media sosial dan situs-situs berita Arab mengenai kondisi otak Assad (51).

Ia dikatakan berada dalam kondisi kritis. Beberapa mengatakan ia terkena stroke, bahkan ada yang mengatakan Assad telah ditembak.

"Lembaga Kepresidenan membantah semua laporan-laporan ini. Kesehatan Presiden Assad dalam keadaan yang sangat baik", ujar sumber resmi, Jum'at pekan lalu.

"(Laporan) keluar bertepatan dengan perubahan di lapangan dan situasi politik", kata pernyataan itu, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Saluran berita Ikhbariya pada Senin (30/1) menyatakan bahwa Assad menelepon Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Ini menjadi laporan pertama dari media rezim mengenai kegiatan Assad, sejak rumor kondisi kesehatan muncul.

Mengenai pembicaraan damai Astana, Assad pernah mengatakan siap mendiskusikan semua, termasuk posisi presiden dalam kerangka konstitusi Suriah.

Lawan-lawan rezim bersikeras bahwa Assad harus meninggalkan kekuasaan agar tercapai kesepakatan damai.

Assad masih memegang legitimasi pemerintahan Suriah, didukung oleh sekutu asing Rusia dan Iran. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.