Sekitar 188 warga sipil Irak dan Suriah terbunuh oleh serangan AS yang ditargetkan pada kelompok militan sejak 2014

Serangan udara di Tikrit, 27 Maret 2015 (Reuters)
Sekitar 188 warga sipil Irak dan Suriah terbunuh oleh serangan AS yang ditargetkan pada kelompok militan ISIS sejak 2014, menurut laporan militer AS pada Senin (2/1).

Termasuk masih diteliti 5 laporan kematian yang terjadi dalam 4 serangan di tahun 2016 dan satu serangan pada 2015.

Angka korban sipil yang diberikan militer AS jauh dari jumlah yang diberikan oleh kelompok monitoring lainnya.

Organisasi Air Wars memperkirakan jumlah korban sipil mencapai 2.100 orang sejak dimulainya intervensi koalisi.

Militer AS mengucapkan rasa penyesalan atas kematian yang terjadi.

"Meski koalisi telah berupaya untuk menghindari terjadinya korban sipil. Dalam beberapa kasus, hal itu sulit untuk dihindari", ujar pernyataan tersebut, dilansir dari Reuters.

Koalisi menyatakan mereka telah.menerima 16 laporan baru mengenai kematian sipil pada November 2016. 5 diantaranya yang dianggap kredibel, menyebutkan terdapat 15 korban sipil.

Selain 5 laporan yang diselidiki itu, koalisi juga masih menginvestigasi serangan 29 Desember lalu terhadap sebuah mobil milik militan ISIS yang berada di lapangan parkir rumah sakit.

Koalisi AS melancarkan 17.005 serangan pada ISIS terhitung hingga 30 Desember 2016.

10.738 serangan dijatuhkan di Irak dan 6.267 jatuh di Suriah.

Operasi untuk memerangi ISIS telah menghabiskan dana sebesar $ 10 miliar, menurut data yang dikeluarkan. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.