Tiba-tiba presiden baru AS berencana membuat sebuah zona larangan terbang di Suriah untuk keamanan warga sipil pengungsi

Keadaan di salah satu tempat pengungsian di Bab al-Salam, utara Aleppo. (Reuters)

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (25/1), mengatakan akan membuat "zona aman di Suriah" bagi pengungsi yang melarikan diri dari perang.

Menurutnya, Eropa membuat kesalahan besar dengan menerima jutaan pengungsi.

"Saya tidak ingin itu (banjir pengungsi) terjadi di sini", ujar Trump dalam sebuah wawancara.

"Saya benar-benar akan membuat zona aman di Suriah bagi warga sipil", tambahnya, tanpa memberikan rincian.

Dalam dokumen yang dilihat oleh Reuters pada Rabu, Trump akan memberi perintah pada Pentagon dan Departemen Luar Negeri agar menyusun rencana mengenai "zona aman" dalam beberapa hari mendatang.

"Menteri Luar Negeri, bersama Menteri Pertahanan, diminta dalam 90 hari dari tanggal perintah agar merumuskan rencana zona aman di Suriah dan wilayah sekitarnya, (sehingga) warga sipil yang mengungsi dari kampung halamannya bisa bernaung...", tulis rancangan perintah itu, dilansir dari Reuters.

Kabar ini dinilai akan meningkatkan keterlibatan militer AS di wilayah Suriah.

Peningkatan jumlah kekuatan udara AS atau sekutunya segera diperlukan jika Trump memutuskan membuat larangan penerbangan.

Pasukan darat juga diperlukan untuk melindungi warga sipil di daerah-daerah itu.

Saat kampanye presiden, Trump menyebut larangan terbang adalah alternatif agar warga Suriah tidak mengungsi ke AS.

Trump juga menuduh Obama gagal dalam menyaring imigran Suriah saat memasuki AS, dengan memastikan mereka tidak terkait militan.

"Masih ada pertanyaan mengenai pendirian zona aman. Ada banyak hal lain yang harus dianalisis dan sebelum layak ditetapkan", kata seorang pejabat AS.

Namun muncul pertanyaan terbesar, yaitu cara menghindari konfrontasi dengan operasi Rusia dan Assad di Suriah. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.