Ahok menyebut ketua MUI tidak pantas menjadi saksi karena tidak obyektif

Ketua MUI KH Ma'ruf Amin
Terdakwa kasus penodaan agama, Basuki alias Ahok, keberatan dengan keterangan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin.

Ketua MUI dihadirkan menjadi saksi oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan kasus penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (30/1).

Menurut Ahok, Ma'ruf menutupi latar belakangnya yang pernah menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ahok mengatakan, pengacaranya memiliki bukti tentang adanya telepon dari SBY kepada ketua MUI itu agar bertemu dengan Agus-Sylviana.

Namun, KH Ma'ruf Amin membantah adanya telepon itu.

"Saya berterima kasih, saudara saksi ngotot di depan hakim bahwa saksi tidak berbohong, kami akan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap", kata Ahok dalam persidangan itu.

Ahok menyebut ketua MUI tidak pantas menjadi saksi karena tidak obyektif.

KH Ma'ruf dinilai mendukung salah satu pasangan calon dalam Pilkada DKI 2017.

Sementara Ahok juga merupakan salah satu calon pada Pilkada DKI. Ia berpasangan dengan wakilnya saat ini, yaitu Djarot Saiful Hidayat.

Ahok mengatakan, Ma'ruf sudah mempermainkan haknya.

"Percayalah, sebagai penutup, kalau anda menzhalimi saya, yang anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih", ujar Ahok.

Ketua MUI keberatan disebut mendukung pasangan Agus-Sylviana.

Menurutnya, pertemuan dengan Agus-Sylviana bukan dalam rangka memberi dukungan.

"Ya tetap pada keterangan saya, cuma saya keberatan dianggap mendukung pasangan nomor satu. Padahal, tidak ada kaitannya", kata ketua MUI.

Pihak MUI juga keberatan dengan pihak Ahok yang menanyakan pertanyaan berulang-ulang dan tidak nyambung dari substansi kasus. (Kompas)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.