Wilayah berpenduduk dominan Muslim Sunni Irak jadi daerah tidak stabil dan banyak memakan korban sipil

Seorang ayah menangisi mayat anaknya yang terbunuh akibat pertempuran dengan ISIS (AlJazeera/Reuters)

Sekitar 6.878 warga sipil Irak terbunuh selama 2016 akibat perang melawan kelompok teroris ISIS. Sedangkan, jumlah korban menderita luka mencapai 12.388 orang.

Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) mengatakan pada Selasa (3/1), angka tersebut merupakan perkiraan minimum karena mereka tidak dapat menghitung jumlah korban di area konflik.

Angka tersebut juga tidak termasuk korban sipil di Provinsi Anbar pada Mei, Juli, Agustus, Desember.

Laporan PBB untuk kasus yang sama menyatakan, jumlah korban sipil sebanyak 386 jiwa dan korban luka mencapai 1.066 orang.

Provinsi Nineveh menjadi wilayah dengan kondisi terparah, karena adanya pertempuran sengit untuk merebut kota Mosul, yang menjadi kubu pertahanan terakhir ISIS.

208 warga sipil meninggal dan 511 lainnya luka-luka.

Selain Nineveh, ibu kota Baghdad juga mengalami angka kematian yang tinggi dengan jumlah korban mencapai 109 jiwa dan 523 orang mengalami luka.

"Hal ini, tidak diragukan lagi, adalah upaya ISIS untuk mengalihkan perhatian dari kemunduran yang mereka alami di Mosul. Sayangnya, warga sipil lah yang menjadi korban", ujar Jan Kubis, perwakilan khusus Sekjen PBB untuk Irak.

Minggu lalu, ISIS mengklaim serangan bom di Baghdad yang menewaskan lebih dari 50 orang.

Serangan paling mematikan dari ISIS terjadi pada bulan Juli. Seorang militan menyalakan bom bunuh diri di sebuah pasar yang ramai, menyebaban 300 orang meninggal.

Ini adalah serangan tunggal paling mematikan di ibukota selama 13 tahun peperangan.

Daerah yang kerap dibom ISIS adalah wilayah mayoritas penganut Syi'ah atau daerah perkotaan yang campur demografinya.

PBB mendapat kritik dari pihak militer Irak karena mengeluarkan laporan 2 ribu pasukan Irak tewas.

Rezim Baghdad belum mengeluarkan laporan resmi mengenai jumlah korban tentaranya yang bertempur di utara negeri. (AlJazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.