Serangan udara ini diduga dilakukan oleh koalisi AS

Serangan terjadi di kota Sarmada, provinsi Idlib, Suriah
Serangan udara terjadi di Sarmada, Idlib, dan membunuh sekitar 30 anggota Jabhah Fathu Syam (JFS) bekas afiliasi al-Qaeda, selain itu puluhan orang lainnya juga terluka.

Sejumlah komandan penting JFS yang dulu bernama Jabhah Nushrah itu turut menjadi korban. Serangan udara ini diduga dilakukan oleh koalisi AS yang mengincar "kelompok teroris".

Jabhah Nushrah memang masuk list teroris PBB karena terkait al-Qaeda dan dianggap memiliki "ideologi berbahaya". Daftar itu tidak berubah meski mereka mengganti nama dan mendeklarasikan berlepas diri dari al-Qaeda.

"Pesawat tak teridentifikasi menyerang markas utama Jabhah Fathu Syam dekat kota Sarmada, provinsi Idlib", kata direktur kelompok pemantau SOHR, Rami Abdel Rahman kepada AFP, Selasa (3/1).

Menurut Rami, serangan ditujukan ke sebuah bangunan yang digunakan oleh sejumlah komandan JFS dalam pertemuan.

SOHR memang tidak mengidentifikasi pesawat milik siapa yang melakukan serangan, apakah Assad, Rusia atau koalisi.

Namun akun-akun media sosial yang mendukung JFS menyalahkan koalisi pimpinan AS, dengan menyebut "dilakukan salibis AS".

Belum ada klaim lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. Dimana JFS tidak dimasukkan dalam perjanjian gencatan senjata.

Dalam video yang beredar, lokasi bangunan relatif jauh dari daerah pemukiman. Warga yang merekam melihat kepulan asap ledakan. (SOHR/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.