Banyak netizen Barat telah menduga keterangan video tidak akurat, karena bocah itu tidak berciri etnis Rohingya

Cuplikan video anak kecil seperti disetrum
Sebuah video viral di internet dengan keterangan "Bocah Rohingya disiksa dengan alat penyetrum oleh tentara Myanmar", tidak terverifikasi kebenarannya.

Masih tersimpan jelas pertanyaan, apakah keterangan yang diberikan memang sesuai dengan kenyataan pembuatan video atau hanya tambahan hoax alias palsu.

Media Inggris Daily Mail sempat mengangkat video ini dalam beritanya, namun kemudian dihapus beberapa jam sesudahnya.

"Gambar memilukan menunjukkan 'balita Rohingya disiksa dengan alat setrum oleh tentara Burma (Myanmar) yang tertawa'..", demikian judul artikel Daily Mail yang kemudian dihapus.

Seorang penggunggah di twitter dengan akun @muslim3un pun mengakui tidak bisa memastikan kebenaran video, apakah terkait Rohingya atau tidak.

"Saya tidak bisa memverifikasi video (yang saya unggah). Saya mempostingnya setelah menerima itu. Terlepas jika video tidak terkait Rohingya, maka itu tetaplah sebuah penyiksaan parah", tulisnya, me-retweet ulang postingan video.

Sementara itu, banyak netizen Barat telah menduga keterangan di video tidak akurat, karena wajah dan warna kulit bocah yang menangis tidak berciri etnis Rohingya.

Ada juga yang menyarankan agar jangan dulu menyebarkan video yang belum terverifikasi demi membangkitkan simpati.

Video itu sendiri menunjukkan seorang anak kecil menangis ketika tangan dan wajahnya disentuh alat setrum oleh seorang lelaki dewasa yang merekamnya.

Namun di bagian akhir video saat "penyetruman" dihentikan, anak itu langsung berhenti menangis dan mematuhi perintah si perekam, tanpa ada cerita lebih lanjut.

Sejauh ini belum adaa sumber primer yang menjelaskan asal-usul video itu. (rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.