Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah mengakhiri agenda pertemuan dengan pembesar-pembesar negara Syi'ah Iran

Jokowi bertemu pemimpin Wilayatul Faqih Syi'ah Iran
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah menuntaskan agenda pertemuan dengan pembesar-pembesar negara Syi'ah Iran.

Dalam pertemuan dengan mantan Presiden dan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Jokowi masih memfokuskan isu ekonomi, terutama sektor energi.

Sementara itu, Khamenei menyerukan agar "negara-negara Muslim saling menguatkan", juga harapannya soal hubungan yang lebih rekat dengan Indonesia.

"Kami percaya negara-negara Muslim harus saling memperkuat satu sama lain dan menghindari pemecah-belahan oleh musuh", kata Khamenei dalam pertemuan dengan Jokowi di Teheran, Rabu (14/12).

Khamenei juga mengeluhkan rendahnya volume perdagangan ekonomi antara Iran dan Indonesia yang tidak sebanding dengan potensi kedua negara.

"..Volume pertukaran ekonomi (bilateral) harus ditingkatkan hingga 20 miliar dollar (per tahun)", kata Presiden Iran di era Khomeini ini.

Ia pun memuji posisi Indonesia terkait isu Palestina.

"Hari ini, posisi politik Indonesia dan Iran di badan-badan internasional dekat satu sama lain", katanya.

Terkait masalah Palestina, Jokowi mengatakan: "Indonesia menegaskan dirinya berkomitmen untuk masalah Palestina dan kami serius serta aktif dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina"

Kunjungan kenegaraan Jokowi ke Iran kali ini adalah balasan atas kunjungan Presiden Hassan Rouhani ke Indonesia tahun lalu.

Namun, kritikan dialami Jokowi terkait kunjungannya ke Iran.

Selain soal Iran yang merupakan negara Syi'ah dan dinilai sebagai sekte sesat-menyesatkan, netizen juga mengkritik kunjungan Jokowi karena bersamaan dengan momen penyerangan Aleppo timur di Suriah.

Dimana Iran (dengan milisi Syi'ahnya) merupakan pendukung rezim Basyar al-Assad untuk menggempur wilayah Aleppo secara membabi buta.

Jokowi sendiri sebelumnya menegaskan bahwa setiap konflik harus diselesaikan secara damai. (Press TV/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.