Saudi bantah adanya pembatasan penjualan, rudal canggih tetap dijual AS

Menlu AS John Kerry bertemu dengan Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir dan Menlu Oman Yusuf bin alawi bin Abdullah (Reuters)

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir menyangkal berita mengenai adanya pembatasan dukungan militer dari AS.

Beberapa waktu lalu, pemerintah AS dilaporkan memutuskan membatasi dukungan militer (termasuk penjualan senjata) pada Arab Saudi dalam misi di Yaman, seperti untuk pengadaan senjata berpandu dan berpresisi tinggi.

Keputusan ini dikeluarkan dengan alasan jatuhnya korban sipil di Yaman.

Namun, Jubeir, ketika bersama dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Minggu (18/12), membantah adanya pembatasan penjualan "bom pintar".

"Berita yang tersebar bertentangan dengan kenyataan. Konversi bom biasa menjadi bom pintar justru akan dilakukan, karena bom pintar lebih akurat", katanya.

Mengenai keterlambatan suplai senjata AS, ia mengaku belum mendapat laporan resmi terkait hal ini.

Sementara Kerry berpendapat bahwa keterlambatan mungkin terjadi akibat proses pengadaan yang lambat, dan ia telah berusaha keras untuk melanjutkan penjualan yang telah disepakati. (Arabnews/Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.