Iran, Rusia, dan Turki siap untuk memfasilitasi penyusunan perjanjian, yang sedang dinegosiasikan antara rezim dan oposisi

Pertemuan Manlu Iran, Rusia dan Turki
Rusia, Iran, dan Turki dilaporkan siap membantu menengahi kesepakatan perdamaian Suriah.

Keputusan diambil setelah tiga negara tersebut mengadakan pertemuan di Moskow, Selasa (20/12), dan membuat deklarasi agar mematuhi prinsip-prinsip kesepakatan.

Melalui "Deklarasi Moskow", tiga negara optimis dapat menghidupkan kembali proses perdamaian yang hampir mati, juga memperpanjang/meluaskan proses gencatan senjata.

Salah satu hal yang tertulis dalam deklarasi adalah bahwa "Iran, Rusia, dan Turki siap untuk memfasilitasi penyusunan perjanjian, yang sedang dinegosiasikan antara rezim Suriah dan oposisi, dan akan menjadi penjamin".

"Mereka juga telah mengundang negara-negara lainnya yang berpengaruh terhadap situasi di lapangan, agar melakukan hal yang sama, (membantu mencapai kesepakatan)"

Hal ini memperkuat hubungan antara Moskow dengan Teheran maupun Ankara. Menurut Reuters, ini juga refleksi keinginan Putin memperluas jaringan pengaruhnya di Timur Tengah.

Selain itu, forum ini juga menunjukan bahwa Putin bosan atas berbagai pembicaraan dengan Obama yang dianggap panjang dan berbelit-belit.

Menurut Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, forum tiga negara ini adalah forum paling efektif untuk membantu mengatasi krisis Suriah.

Sementara Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, juga mengatakan bahwa tiga negara inilah yang dapat membawa perubahan.

Putin dan Erdogan sedang merancang negosiasi perdamaian Suriah yang baru tanpa campur tangan PBB maupun AS. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.