Komunitas di Afrika Barat mengancam presiden Gambia agar menyerahkan jabatannya pada 19 Januari

Yahya Jammeh (Aljazeera)

Pemimpin Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS), Marcel de Souza, mengatakan pada Jumat (23/12) bahwa blok regional tersebut akan melakukan intervensi militer ke Gambia jika presiden Yahya Jammeh tidak mau mundur dari kekuasaannya.

"Kami memberi waktu hingga 19 Januari, yaitu saat mandat Jammeh habis. Jika ia tidak turun, kami memiliki pasukan yang telah siap", ucapnya.

De Souza telah menunjuk Senegal untuk memimpin pasukan militer.

Jammeh, yang telah berkuasa selama 22 tahun, kalah dalam pemilu Gambia di awal Desember.

Awalnya Jammeh mengakui hasil tersebut, namun seminggu kemudian, Jammeh berubah pikiran.

Ia menuduh adanya kecurangan sehingga menolak kemenangan Adama Barrow. Jammeh menyatakan, hasil itu tidak dapat diterima.

Pasukan militer juga pernah mengambil alih gedung komisi pemilihan dan membuat ketegangan di Gambia.

Dewan Keamanan PBB ikut menekan Jammeh agar segera turun dari jabatannya, serta meminta pasukan keamanan Gambia netral atau "menahan diri". (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.