HNW jadi perbincangan netizen Muslim karena kedapatan 'bermakmum' di belakang orang Syi'ah

HNW bermakmun pada orang Syi'ah
Jadi perbincangan netizen Muslim karena kedapatan 'bermakmum' di belakang orang Syi'ah, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) akhirnya buka suara.

HNW tidak menampik dirinya memang shalat di belakang orang Syi'ah namun tidak berniat bermakmum padanya.

Menurutnya, polemik muncul karena media Syi'ah ABNA (AhlulBayt News Agency) tidak fair dalam menyebar foto.

ABNA dianggap menyebar foto kontroversial itu, tetapi tidak demikian ketika mereka (rombongan MPR RI) shalat sendiri dengan HNW sebagai imam.

Berikut klarifikasi HNW di akun twitternya:
1. Assalaamu'alaikum Sahabat, izinkan saya klarifikasi terkait isu tentang saya yang menyebar beberapa hari terakhir

2. Isu berawal dari media Syi'ah, AhlulBayt NewsAgency/ABNA, yang secara mencolok tampilkan foto seolah saya shalat berjamaah dengan Syi'ah di parlemen Iran


3. Saya merasa difitnah. Karena banyak isu penting yang saya sampaikan & didukung oleh ketua Parlemen Iran, seperti pembelaan untuk masjid Al-Aqsa & Rohingya


4. Tapi bukan itu yang disoroti dan disebarluaskan


5. Apalagi saya tak pernah berniat untuk makmum dengan imam syiah. Saya pun shalat dengan tatacara Sunni


6. Apalagi setelah itu dan di tempat yang sama, kami shalat sendiri dengan tatacara Sunni, saya yang jadi imam


7. Tapi ABNA tak fair, dengan tak sebar berita & foto shalat yang saya imami itu


8.Terimakasih Sahabat. Smoga kita diteguhkan dalam aqidah (Sunni) dan dijauhkan dari fitnah. Wassaalaamu'alaikum - HNW


Sebelumnya HNW dikritik oleh banyak netizen karena shalat di belakang orang Syi'ah (yang diduga kuat sedang bermakmum).

Ada netizen yang mempertanyakan ditaruh dimana keilmuan HNW, karena ia pernah menyusun desertasi terkait penyimpangan Syi'ah Rafidhah.

Pejabat awam ilmu Islam mungkin dimaklumi saat shalat diimami Syi'ah, tapi jika itu terjadi pada Ustadz seperti HNW, maka akan sangat kontroversial.

Perlu dicatat, seluruh imam mazhab Ahlusunnah menyatakan shalat diimami orang Syi'ah Rafidhah (pencela Sahabat Nabi) hukumnya tidak sah.

Sebaliknya, Syi'ah juga demikian, namun sekte tersebut punya keyakinan taqiyah (berpura-pura) sehingga hukumnya jadi boleh. (rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.