Mereka dilaporkan melakukan kekerasan di sebuah kafe hari Minggu lalu

Kapolresta Surakarta Kombes Ahmad Lutfi (Detikcom foto)

Polda Jawa Tengah telah mengamankan empat tokoh organisasi masyarakat (ormas) Laskar Solo dan seorang pengacara karena melakukan aksi sweeping yang disertai kekerasan di sebuah kafe di Banjarsari, Solo pada Minggu (18/12) lalu.

Kelima orang tersebut ialah EL, yang merupakan ketua gabungan laskar; ES, humas Laskar Solo; S alias YS dan S alias SA, keduanya merupakan pimpinan gabungan di ormas tersebut; serta JS, seorang pengacara.

Pada waktu kejadian, sekumpulan massa mendatangi kafe Social Kitchen dan langsung melakukan aksi sweeping.

Massa tersebut langsung melakukan aksi sweeping dengan cara kekerasan. Beberapa massa ormas ada yang memanfaatkan kejadian itu dengan kemudian memukuli pengunjung kafe. Beberapa korban bahkan ada yang sempat dilarikan ke rumah sakit.

Selepas kejadian itu, polisi langsung melakukan pemeriksaan mendalam. Senin (19/12) malamnya, kepolisian mendatangi kelima pelaku kemudian ditahan dan dimintai keterangan.

Polisi juga menyita sejumlah barang yang bisa dijadikan sebagai informasi diantaranya rekaman CCTV yang terpasang di kafe tersebut, jaket yang dipakai, lima buah ponsel, dan mobil Avanza warna silver.

Kapolresta Solo Kombes Ahmad Luthfi membenarkan adanya penangkapan itu. Penangkapan dilakukan oleh Polda Jawa Tengah kepada sejumlah pimpinan ormas itu.

"Ya, benar semalam Polda melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang. Untuk keterangan lebih lanjut ke Polda saja", katanya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa (20/12).

Sebelumnya, juru bicara dari ormas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Endro Sudarsono mengaku berada di tempat saat kejadian berlangsung.

Namun kehadirannya di sana adalah untuk melakukan sosialisasi dengan pihak manajemen kafe.

Tiba-tiba sekumpulan orang datang dan melakukan aksi kekerasan, Endro mengaku langsung menghubungi pihak kepolisian untuk segera mengamankan kerusuhan tersebut.

"‎Saat kami memberikan surat tersebut, tiba-tiba dari arah belakang muncul massa yang mendatangi ke lokasi ini. Mereka langsung masuk. Tahu ada massa yang datang, saya langsung telepon Kapolsek Banjarsari untuk mengabari kejadian itu", ucap Endro. (Liputan6/Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.