Pesawat mengangkut 92 personel, termasuk petugas servis, 9 reporter, dan 64 tim band militer Alexandrov ansambel

Ilustrasi pesawat angkut militer Tu-154 didampingi jet tempur
Pesawat militer Rusia dilaporkan hilang dari radar secara tiba-tiba diatas wikayah perairan Rusia.

Insiden terjadi beberapa menit setelah pesawat lepas landas dari Bandara Adler, Sochi, pukul 05:20 waktu setempat.

Menurut juru bicara Kementrian Pertahanan, Igor Konashenhov, pesawat Tu-154 mengangkut 92 personel, termasuk petugas servis, 9 reporter, dan 64 tim band militer Alexandrov ansambel.

Ia juga mengatakan, mereka terbang menuju Suriah untuk tampil dalam hiburan perayaan tahun baru bagi militer Rusia yang bertugas di sana.

Pesawat menuju provinsi Latakia, Suriah. Tempat pangkalan udara Rusia berada untuk menyerang oposisi.

Pesawat berangkat dari Moskow dan kemudian mendarat di Sochi untuk mengisi bahan bakar.

Saat ini, upaya pencarian sedang dilakukan di sekitar laut Hitam.

"Pecahan pesawat Tu-154 ditemukan 1,5 km (satu mil) di Laut Hitam dari pantai kota Sochi dengan kedalaman 50 sampai 70 m (165-230ft )", kata Kementerian Pertahanan.

Rekaman audio yang diterima media Rusia menggambarkan percakapan terakhir antara menara pengawas dengan pesawat.

Tidak ada tanda-tanda kesulitan yang dihadapi oleh kru saat terbang. Laporan cuaca juga baik.

Komunikasi berjalan lancar hingga pesawat tiba-tiba menghilang, sementara kontak dengan pengawas terputus.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, segera memerintahkan komisi berwenang untuk menyelidiki kecelakaan itu. Putin juga mengirim ucapan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat korban.

Alexandrov ansambel adalah paduan suara resmi angkatan bersenjata Rusia. Grup ini didirikan pada tahun 1928 di masa Komunis Uni Soviet. Kelompok ini juga termasuk sebuah orkestra dan penari. (BBC)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.