Rabu (21/12), pertempuran mengakibatkan korban jiwa sebanyak 138 anggota ISIS, 42 pejuang dan 14 tentara Turki

Pejuang oposisi berkumpul untuk melancarkan serangan di kota Al-Bab (26/10/2016, Reuters)

Pertempuran antara pihak oposisi dukungan Turki melawan militan ISIS di kota al-Bab, provinsi Aleppo, semakin sengit.

Rabu (21/12), pertempuran mengakibatkan korban jiwa sebanyak 138 anggota ISIS, 42 pejuang dan 14 tentara Turki, sedangkan 33 lainnya luka-luka.

Ini merupakan pertempuran paling berat sejak Turki meluncurkan operasi "Euphrate Shield" selama 4 bulan. Jumlah korban tentara Turki sejauh ini sudah mencapai 30 jiwa.

Namun, serangan udara Turki berhasil menghancurkan 67 target ISIS, menurut kelompok pemantau SOHR. Sedangkan.

Menurut sumber militer, pasukan oposisi telah menguasai daerah-daerah strategis dekat rumah sakit di kota tersebut.

"Saat area ini sudah dapat dikepung, dominasi ISIS kemungkinan besar akan runtuh", ujar sumber, dikutip dari Reuters.

Menurut sumber itu, ISIS menggunakan bom bunuh diri atau bom mobil. Mereka juga menggunakan daerah lereng yang menghadap ke kota sebagai tempaat persediaan senjata dan amunisi.

Sebaliknya, media ISIS Amaq mengklaim berhasil merebut kembali sejumlah wilayah dan menyebabkan kerugian besar di pihak Turki. Baik personel maupun peralatan militer.

Selain itu, akun-akun ISISers di dunia maya aktif berkampanye tentang serangan udara Turki yang digambarkan "membantai warga sipil".

ISIS sendiri, sejak beberapa waktu lalu dituduh menyandera warga kota agar tidak bisa keluar.

Al-Bab adalah benteng terakhir dan terkuat militan di provinsi Aleppo. Kini menjadi incaran utama operasi Turki dan FSA.

Operasi "Eupherat Shield" tidak hanya dijalankan untuk melawan kelompok teroris ISIS, tapi juga untuk mencegah milisi Kurdi YPG dari menguasai garis perbatasan Turki-Suriah. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.