'Kami tidak bisa meninggalkan kota kami, rumah kami, (untuk diserahkan) kepada milisi bayaran yang digunakan rezim di Aleppo'

Sekelompok pejuang Sunni penentang Assad di Aleppo

Tentara rezim Assad bersama sekutunya bergerak maju menuju wilayah oposisi di Kota Tua Aleppo pada Minggu (4/12).

Negara-negara Barat maupun kekuatan regional yang mendukung pihak oposisi belum melakukan langkah berarti untuk mengatasi kemunduran yang sedang dialami.

Rusia pada Sabtu (3/12) mengatakan, pihaknya siap berunding dengan Amerika Serikat mengenai penawaran penarikan diri oposisi dari Aleppo.

Namun, Zakaria Malahifji dari kelompok Fastaqim Union mengatakan oposisi tidak akan begitu saja meninggalkan wilayah yang dikuasai.

"Tanggapan kami terhadap AS adalah sebagai berikut: 'kami tidak bisa meninggalkan kota kami, rumah kami, (untuk diserahkan) kepada milisi bayaran yang digunakan rezim di Aleppo'," kata Malahifji.

"Mereka mendengarkan respon kami dan tidak berkomentar", katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa oposisi setuju untuk membuka jalur pengiriman makanan, obat-obatan dan evakuasi korban terluka.

Amerika Serikat belum memberikan komentar mengenai penawaran yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, tentang penarikan tersebut.

Pihak oposisi juga mengatakan, Rusia telah mengundurkan diri dari sebuah penawaran yang disetujui lewat pembicaraan di Turki.

Hasil perundingan tersebut menuntut kelompok jihadis (Jabhah Fathu Syam) meninggalkan kota, lalu gencatan senjata dan pengiriman bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, tentara Assad sesumbar akan menumpas pihak oposisi dan mengambil seluruh kota Aleppo.

"Harapannya itu akan terjadi dalam beberapa minggu.. Tentara Suriah akan terus melancarkan operasi ini sampai dapat menghapus teroris dan memulihkan kontrol atas semua distrik di timur (Aleppo)", ujar seorang sumber militer Assad yang menyebut penentangnya sebagai "teroris". (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.