Bendera parpol pengusung Ahok, sampah, taman rusak dan warga CFD terganggu

Peserta aksi dan tumpukan sampah jadi sorotan
Parade Bhineka Tunggal Ika bertema #KitaIndonesia berhasil digelar di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (4/12).

Aksi kebhinekaan yang dihadiri oleh ribuan massa ini mengusung kebersatuab Indonesia melalui berbagai gelaran budaya.

CNN Indonesia melansir, massa peserta aksi sudah mulai terlihat memadati Bundaran HI sejak pukul enam pagi. Meski sempat turun gerimis, namun para peserta aksi tetap ramai menggelar parade berteme #KitaIndonesia ini.

Namun ketika jarum jam menunjukkan angka delapan, aksi mulai tidak terkendali. Jalannya aksi kini dihadapkan dengan masyarakat yang hendak melakukan olah raga di area CFD.

Beberapa jalur TransJakarta juga ikut terganggu akibat ramainya parade kebhinekaan ini. Bus TransJakarta yang hendak masuk ke koridor satu di wilayah bundaran tersendat.

Bus TransJakarta dari arah Blok M juga tertahan di Jalan Jenderal Sudirman. Sedangkan bus dari arah Kota, tertahan di Jalan Medan Merdeka Barat. Area Busway pun ditutup.

Sejumlah penumpang terpaksa turun dari bus TransJakarta dan berjalan kaki menuju Bundaran HI, meskipun jaraknya masih jauh.

Alika, salah seorang penumpang bus TransJakarta mengeluhkan adanya penutupan akibat aksi tersebut.

"Iya saya niatnya olahraga, tapi karena penuh jadinya cari lokasi lain yang lebih sepi," kata Alika saat ditanyai di lokasi aksi, Minggu (4/12).

Selain keluhan warga, pelanggaran juga terjadi selama aksi berlangsung. Maraknya atribut partai di sepanjang jalannya acara telah melanggar Peraturan Gubernur No. 12 Tahun 2016 yang melarang adanya atribut politik di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

"Hari ini kita melihat beberapa tidak konsisten, muncul atribut parpol tertentu sehingga saya sangat menyayangkan. Karena itu saya memberi imbauan, saya cek dari jam 06.00 WIB tadi di Monas. Yang pakai atribut partai saya suruh copot semua, yang pakai kaus saya suruh balik kausnya, kecuali wanita, gak mungkin", terang Pelaksana Tugas Gubernnur DKI Jakarta, Sumarsono ketika dimintai keterangan pada Minggu (4/12).

Seusai acara, sampah-sampah terlihat bertebaran di sejumlah area aksi. Tanaman-tanaman juga ikut rusak akibat terinjak-injak oleh peserta aksi, bahkan sebuah tiang besi di dalam taman juga ikut roboh.

Kasie Pengendalian Kebersihan Jakarta Pusat, Risart Saristian mengatakan pihaknya telah menurunkan ratusan pasukan oranye untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di lokasi parade.

Namun, ketika dihadapkan dengan taman-taman yang rusak, ia mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

Dari pantauan Risalah, netizen yang mendukung aksi 212 terus membully Parade #KitaIndonesia.

Bahkan ada yang menyingkatnya sebagai PKI (Parade Kita Indonesia), untuk menyindir acara.

Meski tak ada keterangan resmi 412 adalah tandingan Aksi bela Islam III (212), namun masyarakat sudah terlanjur beropini ke arah itu, pasalnya atribut beberapa parpol pengusung Ahok berkibar hari ini. (CNN Indonesia/ Detikcom/Republika)

Berikut beberapa foto yang diunggah:







Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.