Kerajaan Oman telah memberikan konfirmasi mengenai keputusannya bergabung dengan koalisi Saudi

Foto : (ilustrasi) Menlu Oman Yusuf bin Alawi datang ke Riyadh (11/1/16, usnews.com)

Kerajaan Oman telah memberikan konfirmasi mengenai keputusannya bergabung dengan koalisi Saudi, Kamis (29/12), dilansir dari Reuters.

Oman, yang selama ini memiliki hubungan baik dengan Iran, segera diapresiasi oleh negara-negara Teluk atas tindakannya.

Menteri pertahanan Oman, Badr bin Saud al-Busaidi telah mengirim surat pada Saudi untuk menegaskan keinginan kerja sama dalam memerangi teroris.

Kamis kemarin, Kementerian Luar Negri Oman juga telah memberikan pernyataan: "tindakan ini datang atas rasa saling memahami sesama negara Islam".

Dikatakan pula, Oman akan bekerja sama dengan "saudara dan sahabatnya" dalam menjaga keamanan dan kedamaian regional.

Sebelumnya, Muscat cenderung memiliki sikap politik berbeda dengan negara-negara Teluk.

Kesultanan itu khawatir, masalah antara Saudi dan Iran dapat mengganggu stabilitas negaranya.

Saudi mengumumkan pembentukan koalisi di bulan Desember 2015. Langkah ini diapresiasi oleh AS, berharap kekuatan regional bertambah besar untuk menghadapi teroris.

Meski tidak ada tujuan untuk memerangi Iran, koalisi Saudi tidak mengikutsertakan Iran dan Irak, negara dengan pemerintahan dominan Syi'ah.

Tujuan koalisi itu dipandang termasuk untuk menghadapi pengaruh Iran yang memanfaatkan kaum Syi'ah di kawasan. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.