Evakuasi warga Aleppo hari ini tidak berjalan lancar. Kelompok militan Syi'ah yang didukung Iran menyerang rombongan

Ilustrasi milisi Syi'ah
Evakuasi warga Aleppo timur pada hari Jum'at ini tidak berjalan lancar. Kelompok militan Syi'ah yang didukung Iran menyerang rombongan di jalur evakuasi antara distrik Ramousah dan Rasyidin di daerah oposisi.

Mereka menembaki bus dan menghentikan sekitar 25 mobil, yang kemudian menawan sekitar 800 warga sipil Aleppo, ungkap sumber-sumber setempat.

"Kami mendengar kabar penyanderaan konvoi (evakuasi), sementara kami menunggu gelombang ke-6 saudara kami dari Aleppo timur. Ini adalah situasi yang sangat fluktuatif dan menegangkan. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi beberapa menit mendatang. Rusia mengatakan bahwa siapapun yang menghambat kesepakatannya dengan Turki akan menjadi target sah serangan udara, bahkan jika itu milisi teroris Iran dan Assad", kata seorang sumber lapangan kepada Orient-news, media pro oposisi.

Militer Rusia memang dikabarkan sempat melakukan penghalauan terhadap milisi Syi'ah.

Diyakini masih ada sekitar 50-60 ribu warga di secuil distrik yang masih dikontrol oposisi
Sisa pejuang oposisi di Aleppo menjadi waspada setelah mendengar kabar serangan terhadap rombongan evakuasi itu.

Dan menyatakan rombongan telah diserang, dihalangi dan dipaksa kembali ke dalam Aleppo oleh milisi Syi'ah pro Assad.


Sementara kelompok militan Syi'ah Hezbollah mengklaim yang menutup jalan adalah "sekelompok pemrotes" yang menuntut evakuasi serupa di 2 kota Syi'ah di Idlib.

Sebelumnya, milisi Syi'ah memang kurang suka dengan kesepakatan Turki dan Rusia mengenai evakuasi Aleppo dan menuntut syarat tambahan dengan penukaran hal serupa di 2 kota Syi'ah.

Seluruh kelompok oposisi dilaporkan telah setuju evakuasi kota Syi'ah itu. (Orient-news/Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.