Massa GNPF-MUI sempat memprotes aparat yang mengizinkan mobil Ahokers lebih dekat ke gerbang PN

Suasana di luar PN Jakut, Selasa (20/12)

Sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilanjutkan hari ini (20/12) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut).

Sejak pagi, massa sudah mendatangi lokasi untuk ikut mengawal jalannya sidang, memenuhi depan gerbang PN Jakut.

Suasana pun sempat tegang ketika massa dari Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) meminta petugas untuk memperbolehkan mobil komandonya maju mendekat ke gerbang PN Jakut.

"Dengar tidak yang disana? Kalau tidak dengar saya perintahkan mobil komando untuk maju 5 Meter. Takbir!", teriak pimpinan massa GNPF-MUI di atas mobil komando, Selasa (20/12).

Aparat pun langsung bergegas menghadang massa untuk meminimalisasi keributan. Sempat ada ketegangan antara aparat keamanan dengan massa dari GNPF-MUI.

"Aparat Kepolisian harus adil, mobil massanya Ahok kenapa begitu dekat dengan pintu gerbang sedangkan mobil kami jauh", cetus pimpinan massa FPI.

Setelah sempat ada ketegangan, aparat keamanan pun akhirnya memperbolehkan mobil komando dari massa GNPF-MUI untuk maju beberapa meter lebih dekat ke gerbang PN Jakut. (Okezone)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.