Berkas kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama sudah diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara

Tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama

Berkas kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI petahana, Basuki Tjahaja Purnama sudah diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) dari Kejaksaan Agung pada Kamis (1/12) lalu. Selanjutnya berkas tersebut akan dipelajari pihak pengadilan.

Humas PN Jakut, Hasolosan Sianturi menjelaskan setelah dilakukan penelaahan berkas, selanjutnya pihak pengadilan akan menunjuk Majelis Hakim untuk memimpin jalannya persidangan.

"Biasanya 2 hari kerja. Jadi kemungkinan Selasa sudah ditentukan", ujarnya.

Mengenai waktu dimulainya sidang perdana, Hasoloan menjelaskan hal itu tergantung kesepakatan dari majelis hakim.

Majelis hakim akan bermusyawarah dan membaca kembali berkas perkara Ahok dan menentukan jadwal sidang.

Jalannya persidangan kasus Ahok yang awalnya akan dilangsungkan di PN Jakut di Jalan R.E Martadinata, Sunter, Tanjung Priok dipindahkan ke Jalan Gajah Mada Nomor 17, Jakarta Pusat. Pasalnya, gedung PN Jakut sedang direnovasi.

"Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Sunter sedang direnovasi. Jadi nantinya sidang akan berlangsung di Jalan Gajah Mada Nomor 17", ucapnya.

Sementara itu, tersangka kasus penistaan agama, Ahok mengaku pasrah menghadapi jalanya persidangan nanti. Ia bahkan berharap agar jalannya sidang bisa berlangsug cepat dan disiarkan langsung oleh televisi.

"Mudah-mudahan sidangnya cepat. Saya pikir harus cepat. Stasiun TV juga jangan cuma Jessica yang diliput lama. Saya sidang mesti diliput. Supaya orang tahu ada enggak niat saya menghina dan menista agama", kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta Pusat pada Senin (5/12).

Ahok juga kembali menegaskan bahwa tidak berniat menistakan agama. Ia juga mengatakan bahwa dirinya memercayai ajaran empat kitab Samawi.

"Saya percaya kitab Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur'an. Saya percaya ada akhirat dan saya percaya Nabi Muhammad. Ajaran beliau memiliki sifat amanah, sidiq, fathanah dan tabligh", klaim Ahok. (Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.