Presiden Lebanon adalah sekutu kelompok militan Syi'ah Hezbollah

Juru bicara parlemen Nabeh Nerri, Presiden Lebanon Michel Aoun, dan Perdana Mentri Saad al-Hariri (Reuters)
Presiden Lebanon Michel Aoun dan Perdana Menteri Saad Al-Hariri menunjuk 30 menteri untuk membangun pemerintahan. Mereka diangkat dari berbagai kelompok politik dan sekte agama.

"Hari ini, pemerintahan baru telah terbentuk", ujar Hariri setelah membacakan pengumuman.

Aoun sendiri adalah sekutu dari kelompok Syi'ah Hezbollah yang dicap teroris oleh berbagai negara.

Ia dipilih sebagai presiden oleh anggota parlemen Oktober lalu, setelah 2 tahun terjadi kekosongan jabatan presiden.

Pelantikan Aoun sebagai presiden merupakan hasil perundingan politik yang mensyaratkan Hariri sebagai perdana menteri.

Hariri adalah mantan politisi partai oposisi. Beberapa pemimpin politik Lebanon tidak setuju akan hal ini, sehingga Hariri tidak dapat segera membentuk pemerintahan beberapa waktu lalu.

Posisi Menteri Luar Negeri Lebanon diisi oleh Gebran Basssil, seorang Nasrani yang juga sekutu Aoun.

Sedangkan posisi Menteri Keuangan dipegang oleh Ali Hassan Khalil, anggota partai Syi'ah, Amal, yang juga partai dari ketua parlemen, Nabih Berri.

Menteri Dalam Negeri yang terpilih adalah Nouhad Machnouk, Muslim Sunni dari "Gerakan Masa Depan Hariri".

Yacoub al-Sarraf, sekutu politik Aoun terpilih menjadi pertahanan. Sementara, Menteri Energi dan Perairan dipegang oleh Cesar Abou Khalil. (Reuters).
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.