Setelah berhenti selama beberapa waktu untuk persiapan, pasukan 'Euphrate Shield' kembali bergerak maju di sekitar kota al-Bab

Pasukan Euphrate Shield menghadap al-Bab
Setelah berhenti selama beberapa waktu untuk persiapan, pasukan 'Euphrate Shield' kembali bergerak maju di sekitar kota al-Bab, jantung terakhir ISIS di provinsi Aleppo.

Pejuang FSA dibantu serangan udara Turki berhasil memasuki desa Dana dan Brata hingga kawasan Zam-Zam di barat daya kota setelah pertempuran sengit dengan kelompok teroris.

Ruang operasi Hawar Kilis (HKOR) menegaskan bahwa FSA telah menembus garis pertahanan pertama ISIS di sekitar al-Bab, sejak Jum'at (9/12).

Bentrokan terjadi di sekitar daerah pergudangan di barat laut kota, dan menewaskan 40 teroris ISIS, kata HKOR.

Meski sempat ada berita FSA telah memasuki al-Bab, namun hal itu tidak benar.

FSA di pinggiran al-Bab
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengumumkan bahwa FSA kembali menerjang sekitar al-Bab dengan dukungan Turki.

Ankara telah mendorong ISIS makin ke selatan, sejak mendukung FSA dalam Operasi 'Euphrate Shield' yang diluncurkan pada 24 Agustus.

Al-Bab adalah sisa benteng terkuat ISIS di Aleppo. Sejak lama, daerah ini jadi persinggahan militan asing yang masuk ke Suriah untuk menjadi pengikut al-Baghdadi.

Turki sendiri ingin membentuk zona bebas teror yang terdiri dari kota al-Bab, al-Rai, Azaz, Jarablus dan Manbij. (Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.