WNI di Turki dihimbau tetap waspada setelah ledakan bom kembar di Istanbul

Istanbul (BBC foto)
Kementerian Luar Negeri melalui Direktur Perlindungan WNI-BHI Lalu Muhammad Iqbal, meminta warga Indonesia di Turki untuk tetap waspada.

Iqbal berpesan agar warga Indonesia memperhatikan kondisi keamanan sebelum melakukan perjalanan, khususnya Ankara dan Istanbul setelah adanya ledakan bom di Istanbul.

"Khusus WNI yang akan melakukan perjalan ke Turki khususnya Ankara dan Istanbul dalam waktu dekat ini untuk terlebih dahulu memantau keadaan keamanan sebelum keberangkatan", tutur Iqbal kepada Antara pada Minggu (11/12) malam.

Kemenlu juga meminta agar para WNI di Turki melakukan komunikasi dengan KBRI Ankara ataupun KJRI Istanbul.

"Pemerintah Indonesia selalu mencermati dari dekat dan prihatin dengan perkembangan situasi di Turki, serta menekankan pentingnya penghormatan terhadap konstitusi dan prinsip demokrasi di sana", kata Iqbal menerangkan.

Sebelumnya, sebuah ledakan bom mobil dan bom bunuh diri menyasar polisi anti huru hara pada Sabtu malam.

Dilaporkan 38 orang meninggal orang meninggal dan 155 orang lainnya mengalami luka.

Kemenlu memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban pada kasus ledakan bom di luar Stadion Olahraga Besiktas Vodafone Istanbul, Turki.

"Hingga saat ini tidak diperoleh informasi mengenai adanya WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut", jelas Iqbal.

Atas kejadian tersebut, Kemenlu RI juga membuka nomor pengaduan pada Hotline Perlindungan WNI dengan nomor +62812-9007-0027, serta nomor telepon KJRI +90-531-453-0351dengan nama kontak saudara Dandy dan +90-531-983-1534 dengan nama kontak saudari Humaidah. (Antaranews)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.