Jokowi melepas 10 kontainer barang untuk Rakhine State

Foto detikcom
Presiden Joko Widodo melepas bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk Rakhine State, Myanmar, khususnya komunitas Rohingya.

Jokowi menegaskan, Indonesia telah melakukan kepeduliannya pada masyarakat di Rakhine State tanpa kegaduhan.

Ada 10 kontainer bantuan kemanusiaan dari Indonesia yang dikirim ke Myanmar. Terdiri dari 1 kontainer berisi kain sarung, 5 kontainer berisi mie instan, 3 kontainer berisi tepung terigu, dan 1 kontainer berisi biskuit dan sereal makanan bayi.

"Segera akan kita berangkatkan 10 kontainer barang-barang yang akan dikirim ke Myanmar untuk membantu saudara-saudara kita di Rakhine State, khususnya komunitas Muslim", kata Jokowi di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (29/12).

Jokowi mengatakan, bantuan yang dikirim merupakan bantuan yang memang diminta dan dibutuhkan oleh masyarakat di sana.

Ini merupakan hasil pertemuan antara Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dengan pemerintah Myanmar.

"Barang-barang ini banyak berasal dari masyarakat, pengusaha dan pemerintah kita", kata Jokowi.

Dikatakan Jokowi, pemerintah Indonesia telah melakukan diplomasi dengan tujuan untuk membantu masyarakat di Rakhine State.

Diplomasi ini dilakukan tanpa menggunakan 'megaphone diplomacy' alias gembar-gembor.

"Diplomasi Indonesia telah melakukan tugasnya. Kepedulian kita sudah kita tunjukkan tanpa kegaduhan. Dan kepedulian kita telah kita lakukan tanpa menggunakan megaphone diplomacy", tegas Jokowi.

"Saya telah mengutus Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi untuk bertemu State Councellor Aung San Suu Kyi untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya segera dibuka akses kemanusiaan di Rakhine State, segera diciptakan stabilitas kedamaian di Rakhine State dan menegaskan perlunya perlindungan dan penghormatan Hak Azazi Manusia utamanya bagi komunitas Muslim", tambah Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, sebelumnya dia telah bertemu mantan Sekjen PBB Koffie Anan membahas masalah yang menimpa etnis Rohingya.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi juga menyinggung masalah yang sama saat bertemu para Menteri Luar Negeri ASEAN di Yangoon, Myanmar.

"Harapan saya bantuan ini diterima dengan baik sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan stabilitas kedamaian dan harmoni dapat tercipta di Rakhine State", kata Jokowi.

Seperti diketahui Rakhine adalah wilayah bermasalah di Myanmar, terdiri dari etnis Buddha dan minoritas Rohingya yang tidak diakui. (Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.