Dialog itu menyepakati peningkatan kesepahaman antara Sunni dan Syi;ah

Ilustrasi hubungan RI dengan Republik Syi'ah Iran
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla melakukan dialog dengan penasihat utama pimpinan spiritual Iran, Ayatollah Mohsen Araki di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta pada Kamis (1/12).

Dilansir dari Detikcom, Deputi Bidang Dukung Pemerintahan Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Dewi Fortuna Anwar menyebutkan bahwa Araki merasa khawatir dengan apa yang sedang terjadi di wilayah-wilayah konflik yang di dalamnya banyak warga Muslim.

"Beliau (Ayatollah Mohsen Araki) menyampaikan tentang kekhawatiran beliau tentang konflik yang terjadi di dunia Islam dan juga banyaknya masyarakat muslim yang terzalimi seperti di Myanmar dan juga masalah Palestina yang belum selesai", katanya di kantor Wapres, Kamis (1/12).

Dalam dialog itu, JK dan Araki telah bersepakat untuk meningkatkan kesepahaman antara Sunni dan Syi'ah untuk segera mengakhiri konflik.

Pada kesempatan itu pula, Arakai menyebutkan bahwa Iran mengusulkan kepada JK agar dibuat sebuah wadah yang bertugas untuk mendekatkan aliran yang ada di Indonesia.

Selain itu, Iran juga mengusulkan agar didirikan sebuah perguruan tinggi yang mengajarkan berbagai madzhab dan golongan oleh "ulama-ulama terbaik".

"Kami sangat beranggapan jika dua hal tersebut dapat dilaksanakan ini dapat memberi pengaruh yang baik terhadap umat Islam", kata Araki. (Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.