DK PBB akan segera melakukan pemungutan suara pada rancangan resolusi yang diajukan untuk menuntut Israel...

Pemukiman Israel (Al-Jazeera)

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendesak AS memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menentang permukiman Yahudi yang didirikan Israel di wilayah Palestina.

DK PBB akan segera melakukan pemingutan suara pada rancangan resolusi yang diajukan untuk menuntut Israel agar menghentikan segala aktivitas pemukiman pada wilayah yang dikuasai Palestina, termasuk Yerussalem timur.

Mesir mengajukan rancangan pada Rabu (21/12) dan pemungutan suara dijadwalkan pada Kamis, pukul 15:00 waktu setempat.

Pemukiman Israel dinilai ilegal oleh hukum internasional. Juga dilihat sebagai hambatan dalam proses perdamaian Palestina-Israel.

Israel membantah hal tersebut, meski dilaporkan terus membangun pemukiman.

Rancangan resolusi membutuhkan minimal 9 suara tanpa penolakan dari 5 negara pemilik hak veto, yaitu AS, Perancis, Inggris, Rusia, dan China. Rancangan resolusi serupa pernah ditolak oleh AS pada 2011.

Diplomat PBB menilai rancangan ini adalah kesempatan terakhir melakukan aksi di Timur Tengah sebelum Donald Trump menduduki jabatan Presiden.

Trump telah memberi isyarat akan mendukung Israel di sejumlah daerah kritis dan tidak memberikan tekanan untuk mengadakan pembicaraan dengan Palestina.

Oktober lalu, UE, PBB, Amerika, dan Rusia menyerukan untuk menghentikan perluasan pemukiman Israel di wilayah Palestina.

Menurut sebuah laporan, 570.000 warga Israel telah menempati pemukiman tersebut.

Warga Palestina ingin mendirikan negara di area Tepi Barat, Gaza, dan Yerussalem timur. Area ini diambil alih oleh Israel saat perang pada 1967 silam. (Al-Jazeera/Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.