Kelompok militan ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan yang terjadi pada gereja katedral Kairo

Dampak serangan bom gereja mesir (Kompas)

Kelompok militan ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan yang terjadi pada gereja katedral Kairo, Mesir. Bahkan, mereka ingin membuat banyak serangan lainnya terhadap umat Nasrani.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa (13/12), ISIS menyebutkan pelaku bom bunuh diri adalah Abu Abdallah al-Masri.

"Setiap orang kafir dan murtad di Mesir, atau dimanapun, harus tahu bahwa perang kami belum selesai", ujar pernyataan tersebut, yang dirilis oleh Amaq, kantor berita milik ISIS.

Nama pelaku pemboman yang diberikan berbeda dengan hasil penyelidikan otoritas Mesir, yaitu Mahmoud Shafik Mohammed Mostafa. Kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Dalam insiden teror tersebut, 24 jemaat gereja tewas dan 49 lainnya luka-luka.

Awalnya, korban yang ditemukan berjumlah 25, namun polisi mengidentifikasi bahwa salah satunya adalah pelaku bom bunuh diri.

Perlu dicatat, bahwa kelompok Ikhwanul Muslimin juga termasuk golongan "murtad" yang diedarkan oleh majalah online ISIS, Dabiq.

Sehingga tak menutu kemungkinan, IM dijadikan sasaran bom bunuh diri selain umat Nasrani. (Arabnews/rslh)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.