Bus-bus di Aleppo masih mandek. Warga harus menunggu selama berjam-jam di tempat keberangkatan dalam cuaca dingin

Kelompok tidak dikenal mencoba menyabotase perjanjian evakuasi dengan kota Syi'ah (Reuters)

Seorang laki-laki bersenjata membakar 5 bus di dekat Idlib, yang dikirim untuk evakuasi dari 2 kota Syi'ah, Fu'ah dan Kafraya. Bus terbakar dan berhenti beroperasi pada Minggu (18/12)

Dalam video yang beredar, terlihat seseorang bersenjata meneriakkan "Allahu Akbar" setelah membakar bus-bus tersebut sebelum masuk ke desa Syi'ah.

Media rezim Damaskus menyebut pelaku merupakan "kelompok teroris bersenjata", Jabhah Nushrah. Namun, asosiasi istilah "teroris" ini kerap digunakan Assad untuk menyudutkan para penentangnya.

Sebaliknya, pihak oposisi menuduh pelaku adalah "oknum pemarah" atau bahkan (mungkin) bekerjasama dengan rezim untuk sabotase perjanjian.

Menurut sumber yang Risalah peroleh, lelaki tersebut diidentifikasi sebagai bekas kelompok Jundu al-Aqsa yang dikenal memiliki ideologi sangat keras.

Akibat insiden itu, evakuasi di Aleppo juga tertunda. Sebab, evakuasi dua desa Syi'ah merupakan syarat yang diajukan milisi Syi'ah untuk proses pertukaran evakuasi.

Bus-bus di Aleppo masih mandek. Warga harus menunggu selama berjam-jam di tempat keberangkatan dalam cuaca dingin.

Dua pihak pembuat kesepakatan, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Tayyip Erdogan belakangan terus berdiskusi melalui telepon untuk menyelesaikan masalah evakuasi.

Kabar terakhir pada Minggu malam, kesepakatan kembali tercapai. Kedua pihak dilaporkan akan membuat tim pengawalan masing-masing evakuasi. Yaitu pasukan Rusia dan oposisi. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.