Kelompok yang dikenal sebagai Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), melaporkan Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab
Kelompok yang dikenal sebagai Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), melaporkan Habib Rizieq Shihab, Senin (26/12), karena dituduh melecehkan agama Kristen.

"Kita laporkan dugaan penistaan agama, yang menurut temuan kita, itu dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab melalui ceramahnya", kata ketua umum pimpinan pusat PMKRI, Angelius Wake Kako kepada BBC Indonesia, Senin (26/12).

Menurutnya, Habib Rizieq diduga melecehkan umat Kristen melalui isi ceramahnya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, berdasarkan tayangan video yang diunggah oleh SR melalui akun Twitter dan AF melalui akun Instagram.

"Dalam bahasa dia (Rizieq Shihab), menurut kami, dia mencela (melalui kata-kata) 'Kalau Tuhan beranak, siapa Tuhannya'..", ungkap Angelius.

Selain melaporkan Habib Rizieq, PP PMKRI juga melaporkan S dan AF yang disebutnya mengunggah video di akun Twitter dan Instagram milik mereka.

"Dua orang itu pemilik akun Twitter dan Instagram (yang memuat cuplikan video ceramah)", kata Angelius. Tayangan video itu berdurasi 21 detik.

Didampingi pengurus pusat PMKRI lainnya, Angelius Wake Kako mendatangi Polda Metro Jaya sekitar pukul 12.00 WIB.

Mereka kemudian meninggalkan ruangan pelaporan Polda Metro Jaya sekitar pukul 14:30 WIB.

Angelius membantah pelaporan ini terkait dengan kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Enggak ada, enggak ada. Kita enggak pernah tahu itu", kata Angelius.

FPI akan lapor balik
Menanggapi pelaporan yang dilakukan PMKRI, humas FPI melalui Twitter mengatakan bahwa kalau yang PMKRI maksud video yang berisi ceramah Rizieq Shihab tentang Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan, maka Rizieq Shihab tidak salah.

Sebab, kata humas FPI, sudah tepat Habib Rizieq menyampaikan itu karena begitulah yang diyakini oleh umat Islam.

"Kalau perkataan tersebut dianggap sebagai penistaan oleh PMKRI dan dilaporkan ke polisi, jangan salahkan kami jika kami laporkan seluruh pendeta yg mengatakan bahwa Tuhan punya anak", demikian tanggapan humas FPI yang diunggah ke media sosial.

Sementara Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta, Habib Novel membantah Habib Rizieq melakukan penistaan agama.

Karena itu, Novel berencana akan melaporkan balik Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) yang telah melaporkan Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya.

"Jadi kalau kita melihat sangat tidak mungkin seorang Habib Rizieq itu menistakan agama. Karena dalam perjuangan kita itu sangat-sangat tidak boleh untuk menistakan agama", ujar Novel, dikutip Republika.

Novel menuding bahwa kelompok tersebut telah melakukan fitnah terhadap Habib Rizieq.

"Itu hanya fitnah, tuduhan yang mengada-ada dan suatu pengalihan isu untuk kita tidak fokus terhadap kasus Ahok. Jadi itu fitnah murahan yang ditujukan kepada Habib Rizieq", ucap Novel.

Ia mengaku akan melaporkan balik PMKRI karena telah dianggap mencemarkan nama baik dan menfitnah Habib Rizieq.

"Kita akan laporkan balik atas pencemaran nama baik. Karena memfitnah", jelasnya.

Adapun video ceramah Habib Rizieq yang diperkarakan itu berbunyi:

"...Kalau dia ngucapin, Habib Rizieq selamat Natal. Artinya apa, selamat hari lahir Yesus Kristus sebagai anak Tuhan. Saya jawab, lam yalid wa lam yulad, Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. Kalau Tuhan beranak, bidannya siapa..."

Berikut videonya (namun kami tidak ditemukan versi ceramah full):


(BBC Indonesia/Republika/RMOL)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.