Evakuasi Aleppo timur belum sepenuhnya berakhir, cuaca buruk membuat kloter terakhir jadi yang paling menderita

keadan evkuasi di timur Aleppo (Reuters)

Pasukan Basyar al-Assad semakin mendekati waktu untuk menguasai seluruh kota Aleppo. Baberapa laporan bahkan menyebut evakuasi telah selesai.

Namun, pihak oposisi dan PBB menilai proses evakuasi warga belum maksimal.

"Itu bukan sesuatu yang bisa kita pastikan. Evakuasi masih terus berlangsung", kata laporan itu.

Juru bicara salah satu kelompok oposisi FSA, Osama Abu zaid mengatakan, proses evakuasi terhambat karena cuaca buruk.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh sumber pekerja sosial yang mengatakan evakuasi belum selesai dilaksanakan.

Warga yang menunggu harus bergelut dengan cuaca dingin karena proses evakuasi tersendat lagi sejak Selasa (20/12). Puluhan bus terjebak di Aleppo, sedangkan bus di Fu'ah dan Kafraya mogok.

Mereka yang masih menunggu harus tidur di tenda ataupun rumah tanpa pemanas, meski cuaca berada di bawah nol derajat.

Banyak anak terpisah dari orang tuanya dalam kepanikan saat berebut mencari makan atau menaiki bus.

Menurut "Save the Children", cuaca ekstrim menghambat upaya untuk menangani anak-anak yang terluka.

"Banyak anak yang harus diamputasi kakinya karena tidak mendapat perawatan di waktu yang tepat. Sedangkan banyak anak lainnya semakin lemah dan mengalami kekurangan gizi", ungkap pernyataan yayasan, dikutip dari Reuters.

Terdapat seorang gadis kecil berusia 5 tahun yang mengalami patah tulang di kedua kaki dan satu tangan, ditambah luka yang masih terbuka di bagian perutnya.

Sejauh ini, diyakini lebih dari 40 ribu orang dievakuasi, menurut sumber Turki.

PBB sendiri telah mengirim 20 staf untuk mengawasi evakuasi di Aleppo. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.