Keadaan sangat suram bagi mereka yang masih menunggu evakuasi

Cuplikan dari video yang direkam oleh Syrian American Medical Society (Arab News)

Kepala Regional UNICEF Geert Cappelaere mengatakan, Sekitar 47 anak yang terjebak di sebuah rumah yatim piatu di Aleppo timur telah dievakuasi pada Senin (19/20).

Beberapa diantaranya mengalami luka serius dan banyak yang mengalami dehidrasi.

Mereka dievakuasi oleh Palang Merah Arab Suriah (SARC) dan Palang Merah Internasional (ICRC), bersama dengan staf yang bekerja di rumah yatim piatu, menurut juru bicara ICRC Krista Armstrong.

"Mereka telah diprioritaskan dan menjadi yang pertama dievakuasi saat operasi pemindahan mulai dilanjutkan", ujarnya.

UNICEF dan lembaga lainnya juga memberikan bantuan kepada anak-anak lainnya untuk menemukan keluarga mereka yang terpisah, memberikan bantuan medis, dan pakaian musim dingin.

Perdana Mentri turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, sebanyak 20.000 orang telah dievakuasi sejauh ini.

Kepala Pasukan Bantuan PBB Jan Egeland berujar pada twitternya: "Komplesitas evakuasi di Aleppo, maupun di Fu'ah dan Kafraya saat ini mencapai puncaknya. Dibutuhkan lebih dari 900 bus untuk dapat mengevakuasi semuanya. kami tidak boleh gagal"

Menurut Aref al-Aref, seorang perawat dan fotografer di Aleppo, keadaan sangat suram bagi mereka yang masih menunggu evakuasi.

"Saya masih di Aleppo, saya menunggu mereka mengevakuasi anak-anak dan wanita terlebih dahulu. Di sini sangat dingin dan terjadi kelaparan. ini adalah penantian yang panjang", ujarnya. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.