Dewan Keamanan PBB telah sepakat untuk mengirim utusan pemantau ke Aleppo

kondisi evakuasi di timur Aleppo (AlJazeera)
Dewan Keamanan PBB pada Senin (19/20) telah sepakat untuk mengirim utusan pemantau ke Aleppo, Suriah, agar dapat mengawasi jalannya evakuasi dan situasi warga yang masih tertahan.

Ini adalah kali pertama dimana 15 negara "super power" sepakat melakukan sebuah aksi terkait masalah Suriah. Rencana kali ini diadopsi dari rancangan resolusi Perancis.

Resolusi meminta PBB atau pihak lainnya mengawasi jalannya evakuasi dan keamanan warga di Aleppo.

Semua pihak juga harus berkomitmen agar pengawasan ini berjalan dengan aman dan tanpa hambatan.

"Tahap selanjutnya adalah pemberangkatan personel PBB dan organisasi bantuan", ungkap seorang jurnalis Al-Jazeera.

Uniknya, Duta Besar rezim Suriah untuk PBB, Basyar Jaafari, justru mengecam resolusi ini.

Ia mengatakan bahwa resolusi ini hanyalah bagian dari propaganda berkelanjutan untuk "menentang Suriah".

Menurutnya, kelompok "teroris" yang masih tersisa di beberapa distrik di timur Aleppo sedang mengevakuasi pertahanan mereka, sehingga sore ini Aleppo diperkirakan akan kosong.

Sementara Turki memperkirakan sebanyak 20.000 orang telah dievakuasi dari Aleppo timur. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.