Jaksa Agung Israel memutuskan melakukan penyelidikan pidana terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu

Perdana mentri Israel Benjamin Netanyahu (Arabnews)

Jaksa Agung Israel memutuskan melakukan penyelidikan pidana terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, menurut beberapa media Israel, Kamis lalu (29/12).

Disebutkan, penyelidikan dilaksanakan atas kecurigaan adanya tindak korupsi.

Channel 10 melaporkan bahwa Jaksa Agung Avichai Mandelblit telah meminta polisi melakukan investigasi, dilansir dari Arabnews.

Stasiun dan media Israel lainnya bahkan melaporkan Netanyahu akan segera diperiksa polisi.

Departemen Kehakiman dan kepolisian masih menolak memberikan komentar. Polisi hanya mengeluarkan pernyataan akan segera diinformasikan ke publik "pada saat yang tepat".

Aparat juga memperingatkan bahwa laporan media itu mengandung spekulasi.

Netanyahu sudah berada di bawah pengawasan untuk kasus pembelian kapal selam dari perusahaan Jerman.

Laporan-laporan media menduga adanya konflik kepentingan oleh pengacara keluarga Netanyahu, David Simron, yang juga bertindak sebagai perantara Israel, terkait kapal selam Dolphin.

Jaksa Mandelblit telah mengadakan pemeriksaan pendahuluan Juli lalu melibatkan Netanyahu.

Tidak ada rincian yang diberikan, tapi Netanyahu berulang kali membantah melakukan kesalahan.

Ia mengaku menerima uang dari warga Perancis Arnaud Mimran yang dihukum 8 tahun penjara karena penipuan sebesar 283 juta Euro dalam perdagangan izin emisi karbon dan perpajakan.

Kantor Netanyahu mengatakan, mereka menerima $ 40.000 dari Mimran pada 2001, yang disumbangkan untuk dana kegiatan masyarakat dan promosi Israel di luar negeri. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.