Detik mengoreksi keberadaan 'militan ISIS' di kota itu dengan kelompok 'pemberontak oposisi'

Berita Detikcom terntang Aleppo telah diperbaiki
Media online terbesar di tanah air, Detikcom, telah mengoreksi adanya muatan salah dalam sebuah berita tentang kota Aleppo.

Detik mengoreksi keberadaan 'militan ISIS' di kota itu dengan kelompok 'pemberontak oposisi'. Juga mengganti foto yang ada dalam berita.

Berikut kalimat baru yang dimuat:
"Hampir 10 ribu warga sipil melarikan diri dalam beberapa hari ini dari kota Aleppo timur, Suriah yang dilanda pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan para pemberontak oposisi. Mereka pergi ke distrik-distrik yang dikuasai pemerintah dan kawasan Sheikh Maksoud yang dikuasai Kurdi"

Dari kalimat lama:
"Hampir 10 ribu warga sipil melarikan diri dalam beberapa hari ini dari kota Aleppo timur, Suriah yang dilanda pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan para militan ISIS. Mereka pergi ke distrik-distrik yang dikuasai pemerintah dan kawasan Sheikh Maksoud yang dikuasai Kurdi"

Seperti diketahui bahwa ISIS memang tidak ada di kota Aleppo timur. Dimana yang bertempur di kota itu adalah pejuang oposisi Sunni melawan pemerintah Assad dengan dukungan Rusia dan milisi Syi'ah asing.

Saat ini, pejuang oposisi sedang terdesak oleh gempuran udara dan serbuan darat belasan ribu milisi Syi'ah serta tentara Assad yang menargetkan merebut seluruh Aleppo sebelum Donald Trump dilantik.

Sementara itu puluhan ribu warga sipil terus mengungsi dan berjatuhan akibat pengeboman udara.

Lihat juga: Detikcom buat berita hoax terkait Aleppo
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.