Tangisan di persidangan ternyata hal yang kerap terjadi, selain Ahok, para terdakwa atau terpidana banyak yang menangis. Seperti bandar narkoba Nigeria

Kenampakan Ahok di persidangan
Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menangis saat menjelaskan hubungan dekatnya dengan keluarga angkatnya yang beragama Islam.

Tangisan Ahok terjadi di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam sidang perdana hari Selasa (13/12).

Ahok mengklaim, ia tidak mungkin menista Islam, karena kedekatan dengan keluarga angkatnya itu.

"Saya sangat sedih saya dituduh menista agama Islam. Tuduhan itu sama saja dengan saya mengatakan saya menista orang tua angkat dan saudara-saudara angkat saya sendiri yang sangat saya sayangi dan juga sangat sayang kepada saya", katanya.

Panitia sidang kemudian memberi Ahok tisu.

Tanggapan netizen beragam, namun yang paling menonjol ialah mengangkat kejadian air mata di persidangan lainnya. Atau tidak boleh dipercaya begitu saja.

Berikut beberapa kasus tangisan yang terjadi di persidangan yang dirangkum Risalah:

1. Bandar narkoba Nigeria
WN Nigeria Ikechukwu Vitus Ekperechukwu divonis dengan penjara seumur hidup Maret lalu. Ikechukwu sebelumnya dituntut Jaksa dengan hukuman mati.

Vonis kepada terdakwa lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut karena menjadi otak dalam penyelundupan sabu seberat 44 kg.

Atas putusan ini Ikechukwu mengaku akan mempertimbangkan opsi banding. Terdakwa langsung terisak menangis di bangku usai putusan dibacakan dalam persidangan.

2. Jessica Wongso
Jessica Kumala Wongso, terdakwa dalam kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, menangis dalam persidangan ke-24 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, September 2016.

Dalam sidang itu, Jessica terlihat menangis serta menghapus air matanya dengan tisu saat Majelis Hakim dan Ketua Tim Kuasa Hukum Otto Hasibuan berdebat.

3. Dahlan Iskan
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) kembali digelar di ruang Cakra Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (13/12) kemarin.

Terdakwa Dahlan Iskan menilai kejaksaan tebang pilih pada kasus tersebut.

Ia juga sempat menangis saat membacakan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang dibuka pukul 10.00 WIB, Dahlan langsung meminta waktu untuk membacakan nota keberatannya secara lisan dengan membaca catatan di ponselnya.

Pembacaan eksepsi tersebut awalnya berjalan lancar dan dibacakan dengan percaya diri. Namun suasana sidang berubah menjadi haru setelah Dahlan Iskan membacakan eksepsinya dengan nada sesenggukan dan nyaris menangis.

4. Bandar narkoba 2
Terpidana Mati warga negara Nigeria Michael Titus Igweh menjalani sidang peninjauan kembali (PK) yang kedua di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang terkait perkara kepemilikan heroin, Selasa (31/5).

Titus sempat menyampaikan pesannya kepada majelis hakim yang dipimpin Sun Basana. Pernyataannya itu dituliskan di atas dua lembar kertas yang kemudian dibacakannya. Ia membaca sambil menangis histeris.

“Saya tidak bersalah yang mulia, tolong ampuni saya”, katanya.

Selama hampir 13 tahun di penjara di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Titus
merasa belum mendapat keadilan.

Ia mengaku mengalami kekerasan fisik selama pemeriksaan di kepolisian hingga akhirnya harus mengakui hal yang tidak dia perbuat.

5. Bandar narkoba 3
Selain bandar narkoba asing, persidangan terdakwa narkoba lokal juga diwarnai air mata. Hal ini terjadi di Medan Oktober lalu.

Majelis hakim menolak eksepsi (keberatan) atas dakwaan yang diajukan dua terdakwa perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait bisnis narkoba, Togiman alias Toge alias Toni dan kakaknya Janti.

‪Majelis hakim menilai eksepsi yang diajukan kedua terdakwa sudah masuk ke materi perkara yang akan dibuktikan dalam proses persidangan.

Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun dinilai sudah sesuai, tidak kabur seperti yang disebutkan dalam eksepsi terdakwa.

Mendengar putusan sela dari majelis hakim, Togiman tampak menangis. Sementara kakaknya Janti yang duduk di atas kursi roda berulang kali mengosokkan minyak kayu putih ke lehernya.

Janti disebut mengidap penyakit TBC sehingga harus menjalani perawatan di RS Bina Kasih.

(Detikcom/Sindonews/Liputan6/EdisiMedan)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.