AS terhitung telah melancarkan 495 serangan, yang dipandang membawa kerugian bagi militan

keadaan di Libya setelah pasukan berhasil memukul mundur ISIS (20/12/2016, Arab News)

Militer AS telah secara resmi mengakhiri operasi penyerangan ISIS di Libya.

Operasi yang dinamakan "Odyssey Lightning" tersebut diluncurkan pada 1 Agustus untuk membantu pasukan lokal memerangi ISIS di kota Sirte.

"Dengan adanya kerja sama dari Libyan Government of National Accord, operasi ini telah berhasil melaksanakan misi utama, yaitu untuk membantu GNA untuk mengeluarkan ISIS dari Sirte", ujar sebuah pernyataan, dilansir dari Arabnews.

AS terhitung telah melancarkan 495 serangan, yang dipandang membawa kerugian bagi militan.

"Kami bangga telah membantu misi ini untuk mengalahkan ISIS, dari kekuasaan satu-satunya di luar Suriah dan Irak", ujar juru bicara Pentagon David Cook.

Namun AS akan terus mendukung perlawanan terhadap ISIS jika pemerintah Libya meminta bantuan lagi.

Pemimpin pemerintahan versi Fayez Al-Sarraj, pada Sabtu(17/12) mengatakan bahwa operasi militer di Sirte telah selesai, tapi ISIS masih memiliki petempur di Libya.

Hari Minggu (18/12) lalu, terjadi aksi bom bunuh diri di Benghazi. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.