Rusia bunuh 4484 warga sipil. Terdiri dari 1.112 anak di bawah 18 tahun, 646 perempuan dan 2.726 laki-laki.

Lambang Rusia

Angkatan Udara Rusia telah ikut campur tangan di Suriah selama 14 bulan, terhitung sejak 30 September 2015.

Jumlah armada pesawat tempur Rusia meningkat dalam beberapa minggu terakhir, dan melakukan serangan yang terus menewaskan warga sipil Suriah, seperti diungkap SOHR.

Kelompok pemantau ini mencatat, terdapat 10.503 korban tewas yang terdiri dari warga sipil, pejuang dari berbagai faksi oposisi, jihadi, hingga ekstrimis ISIS sejak serangan pertama Rusia.

Rincian korban adalah sebagai berikut:
4484 warga sipil. Terdiri dari 1.112 anak di bawah 18 tahun, 646 perempuan dan 2.726 laki-laki.
2911 anggota kelompok ultra ekstrimis ISIS.
3108 pejuang oposisi dari berbagai faksi, maupun jihadis dari Jabhah Fathu Syam, Hizbul Islam Turkistan, dan petempur Arab maupun bangsa lainnya.
Perlu diketahui, pihak rusia belakangan ini menggunakan "termit" atau pembakar dalam serangan udara mereka.

Bom itu terbuat dari bubuk aluminium dan besi oksida, serta dapat menyebabkan kebakaran karena akan terus menyala selama 180 detik.

Jenis bom ini dimuat dalam senjata berkode "RBK-500 Zab ​​2.5 SM", memiliki berat sekitar 500 kg, dan termasuk jenis bom pembakar.

Selain itu juga terdapat serangan Rusia yang menggunakan bom cluster di kawasan warga sipil, seperti Idlib dan sekitarnya. (SOHR)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment: