AP - Demonstrasi menolak Trump di Washington

Juru bicara Kemenlu RI, Armanatha Nasir menulis himbauan kepada WNI yang berada di luar negeri agar waspada jika terjadi bentrokan di sekitar mereka.

Hal ini dilakukan sebagai respon atas terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika yang menimbulkan berbagai reaksi.

"Jika terdapat kegiatan seperti protes di negara setempat, WNI kita ingatkan untuk selalu menjaga keamanan pribadi dan hindari tempat keramaian", jelas Nasir.

Nasir menyampaikan agar WNI yang berada di luar negeri untuk menghormati hukum, aturan dan budaya setempat.

Ia juga meminta WNI tidak terlibat dalam politik praktis dan fokus mejalankan aktivitas belajar ataupun bekerja.

"WNI juga harus memperhatikan arahan dari pemerintah negara setempat dalam menjalankan kegiatan sehari hari", jelas Armanatha.

Sementara itu, Lily, WNI yang tinggal di Boston, AS mengaku khawatir ketika presiden terpilih dilantik pada Januari nanti.

Sebab selama masa kampanye, ia pernah mengalami pelecehan sebagai seorang Muslim yang tinggal AS.

"Saat saya sedang menyetir mobil di jalan tol, ada dua pengendara motor besar yang mengapit kendaraan kami. Mereka melihat saya berhijab, lalu mereka melaju ke depan mobil seperti menghalang-halangi, lalu mengacungkan jari tengah", kata Lily.

Kemenangan Trump sebagai presiden terpilih AS menimbulkan berbagai reaksi. Kampanye Trump selama masa pemilu presiden AS banyak membicarakan rencana kebijakan yang kontroversi.

Isi kampanye Trump dinilai banyak yang bernada rasis dan intoleran, terlebih kepada kaum Muslim dan imigran. Meski setelah menang, hal itu tampak "lenyap". (BBC Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.