foto : PM Irak Haider Al-Abadi (reuters)

Perdana Menteri Irak memperingatkan Turki agar tidak memprovokasi konfrontasi, dan juga menegaskan pihaknya tidak ingin perang.

Haider al-Abadi membuat komentar ini setelah Turki mengirimkan tank dan artileri di dekat perbatasan Irak.

Turki ingin berperan dalam pertempuran merebut kembali Mosul, karena merupakan anggota koalisi anti-ISIS.

Namun, Abadi menolak pernyataan ini dan berulang kali meminta Turki menarik pasukan yang telah dikerahkan di dekat utara kota.

"Invasi Irak yang mengarah ke Turki sedang dibongkar", kata Abadi dalam konferensi pers yang disiarkan televisi pada Selasa (1/11).

"Kami tidak ingin perang dengan Turki, dan kami tidak ingin konfrontasi dengan Turki. Tapi jika konfrontasi terjadi, kami siap untuk itu. Kami akan mempertimbangkan (Turki) sebagai musuh dan kami akan menghadapi mereka sebagai musuh", ancamnya.

Sebagai tanggapan, Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus, pada Rabu (3/11), menjelaskan bahwa pos militer di perbatasan Irak hanyalah tindakan pencegahan, bukan ancaman. Ia menyeru Abadi agar menurunkan ketegangan.

"Saya menyesalkan kata-kata Abadi yang membuatnya mengambil langkah terlalu jauh", katanya kepada saluran berita pribadi milik pemerintah, NTV.

"menghadapkan pejuang Sunni dengan (milisi) Syi'ah di wilayah ini sama saja dengan menyulut api kerusuhan etnis dan sektarian di Iran, Irak, Suriah, Lebanon, Yordania dan Turki. Abadi harus membuat pernyataan untuk menurunkan ketegangan. Ini adalah untuk kepentingan Irak, Turki dan daerah lainnya", tegas Numan.

Selasa kemarin, sumber militer Turki menyatakan tank-tank dan artileri sedang dikirim ke wilayah tenggara dekat perbatasan Irak. Terdapat kurang lebih 30 kendaraan yang meninggalkan Ankara.

Sementara itu, Menteri pertahanan Turki Fikri Isik mengatakan, penyebaran ini adalah bagian dari persiapan Turki terkait "perkembangan penting di daerah itu", mengacu pemberontakan Kurdi di dalam negerinya dan konflik Irak.

"Turki sedang mempersiapkan apa pun yang terjadi (dan) ini adalah salah satu unsur itu", katanya dikutip oleh kantor berita Anadolu. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.