situasi aksi unjuk rasa tolak Trump

Para pemilih yang kecewa atas terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45 melakukan aksi demonstrasi dan memadati jalan-jalan di tengah kota Manhattan, New York.

Beberapa demonstran melakukan aksi pembakaran bendera AS saat mereka hendak mencapai Trump Tower, sementara lainnya meneriakkan, "Bukan Presiden Saya", kata Al-Jazeera.

Di Chicago, sekitar 1.000 orang berkumpul di luar Trump International Hotel and Tower di pusat kota sambil menyanyikan kalimat "Tidak Trump! Tidak KKK! Tidak ada rasis USA".

Polisi Chicago menutup jalan di sekitarnya dan menghalangi jalan para demonstran.

Para pengunjuk rasa mencerca janji kampanye Trump yang berencana akan membangun dinding di sepanjang perbatasannya dengan Meksiko untuk mencegah imigran gelap dan kebijakan lainnya yang dianggap rasis.

Dalam pidato kemenangannya, Trump mengatakan akan menjadi presiden bagi semua orang Amerika. Ia juga mengatakan, "Ini saatnya bagi kita untuk bersama-sama menjadi bangsa yang bersatu".

"Kami hanya warga sini, yang mencintai negeri ini seperti warga Amerika yang lain, dan sekarang apa yang kami lakukan adalah untuk menunjukkan bahwa kami kita mencintai negara kami", kata salah seorang demonstran.

Di Austin, ibukota Texas, sekitar 400 orang melakukan pawai di jalan-jalan kota, kata polisi. Protes lainnya juga terjadi di Washington, DC, San Francisco, Seattle, Portland, Tennessee dan kota-kota lainnya.

Sebelumnya pada hari itu, sekitar 1.500 siswa dan guru California berunjuk rasa di halaman Berkeley SMA, sebuah kota San Francisco Bay Area dikenal untuk politik progresif, sebelum berbaris menuju kampus Universitas California, Berkeley.

Polisi mencari pria bersenjata di Seattle
Otoritas AS mengatakan seorang pria melarikan diri setelah menembak ke arah kerumunan dan melukai lima orang di pusat kota Seattle.

Asisten Kepala Polisi Seattle, Robert Merner mengatakan empat pria dan satu wanita terluka Rabu malam.

Merner mengatakan kelima korban tembakan dibawa ke Harborview Medical Center di Seattle. Juru bicara rumah sakit, Susan Gregg mengatakan kepada The Associated Press, dua pria dan satu wanita berada dalam kondisi kritis dan dua laki-laki lainnya alami luka serius.

Merner mengatakan pihak berwenang sedang mencari dan mencoba untuk mengidentifikasi pria bersenjata itu. (Orient-news)

Berikut Videonya :



Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.