Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (25/11) berdiskusi dengan Vladimir Putin mengenai serangan terhadap pasukan Turki di Suriah

Presiden Turki : Tayyip Erdogan (Reuters)

Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (25/11) berdiskusi dengan Vladimir Putin mengenai serangan terhadap pasukan Turki di Suriah.

Pihak militer Turki mengatakan, serangan udara pada Kamis (24/11) yang menewaskan 3 tentara Turki diduga dilakukan oleh pihak kemanan Suriah. Jika benar, ini adalah kali pertama pasukan Turki tewas di tangan Assad.

Insiden ini menimbulkan peningkatan kekhawatiran di medan perang,

Pihak oposis dukungan Turki mayoritas merupakan Turkmen dan Arab. Penyerangan terhadap basis pertahanan ISIS di kota al-Bab berpotensi mempertemukan mereka dengan milisi Kurdi maupun pasukan pemerintah Assad.

Jumlah tentara Turki yang tewas di Suriah mencapai 17 jiwa sejak Ankara melancarkan serangan tiga bulan lalu untuk menghadang pasukan ISIS dan milisi Kurdi di sepanjang perbatasan.

Erdogan mengatakan, Turki menghormati integritas teritorial Suriah dan bahwa serangan militer Turki yang diluncurkan pada bulan Agustus adalah untuk melindungi perbatasan kedua negara.

Vladimir dan Putin juga sepakat untuk mencoba menyelesaikan krisis kemanusiaan di timur Aleppo, dimana serangan udara sering mengenai rumah sakit.

Pengepungan sendiri telah mengakibatkan penduduk sipil kekurangan obat-obatan, makanan dan bahan bakar. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment: