Pasukan keamanan Afghanistan
Serangan bom manusia terjadi di markas udara Bagram di Afghanistan, sebuah fasilitas militer terbesar di AS. Sedikitnya empat orang tewas.

Sumber pejabat lokal juga menyebut terdapat sekitar 14 orang lain yang terluka akibat serangan.

Kelompok Islamis Taliban mengaklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Taliban menyatakan bombernya yang melakukan aksi tersebut, serta dilaporkan mengenai area ruang makan.

Markas militer di dekat Kabul itu memang kerap jadi sasaran Taliban yang meningkatkan operasinya jelang musim dingin.

Bagram diserang saat orang berkumpul untuk merayakan Hari Veteran. Serangan ini membobol salah satu markas militer dengan pertahanan terbaik di Afghanistan.

Jenderal John W Nicholson, komandan militer AS di Afghanistan, mengatakan lewat sebuah pernyataan:

"(Kepada) keluarga dan teman para korban yang terluka oleh serangan hari ini, saya memastikan mereka akan menerima perawatan kesehatan terbaik"

Menurut Nicholson, insiden tersebut sedang diselidiki. Namun, ia tak mengungkap kewarganegaraan para korban.

Sementara juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa ledakan itu memberi "kerusakan berat pada penjajah AS".

Serangan di Bagram terjadi hanya sehari setelah konsulat Jerman di kota Mazar-e-Sharif di Afghanistan utara diserang oleh bom manusia yang menewaskan sejumlah warga sipil dan melukai 120 lainnya.

Jum'at lalu, Taliban mengatakan bahwa serangan dilakukan sebagai balasan atas serangan udara koalisi di Kunduz yang menewaskan 30 warga sipil. (BBC Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.