Ribuan warga sipil Irak melarikan diri dari Tal Afar, Irak, saat kelompok paramiliter Syi'ah sampai di sekitar kota

Ilustrasi pengungsi Mosul
Ribuan warga sipil Irak melarikan diri dari Tal Afar, Irak saat kelompok paramiliter Syi'ah sampai di sekitar kota tersebut. Tal Afar berada dalam jalur Mosul-Raqqah, 2 kota yang menjadi basis terkuat ISIS.

Perpindahan ini dinilai mengkhawatirkan oleh organisasi kemanusiaan karena sebagian besar pengungsi menuju daerah oposisi Suriah, dimana pasokan bantuan tidak akan sampai kepada mereka.

Perwakilan Tal Afar dalam Dewan Provinsi Ninawa, Nuraldin Qablan mengatakan, terdapat 3.000 keluarga yang telah pergi meninggalkan kota, sebagian menuju Suriah, dan sebagian menuju wilayah Kurdi.

"Kami telah meminta pihak Kurdi untuk menyediakan perjalanan yang aman bagi mereka", ungkapnya, sebagaimana dilansir dari Reuters.

ISIS mengizinkan warga untuk meninggalkan kota pada Minggu (20/11) kemarin, setelah menembakkan mortir pada kelompok milisi Syi'ah di bandara.

Mereka yang melarikan diri dari Tal Afar mayoritas merupakan warga Sunni, yang memang menjadi kelompok dominan di provinsi Ninawa.

Tal Afar juga memiliki komunitas Syi'ah, namun mereka telah melarikan diri pada 2014 lalu ketika ISIS datang ke wilayah tersebut.

Turki, yang memiliki hubungan dekat dengan penduduk Turkmen di Tal Afar, mengancam akan campur tangan untuk mencegah aksi balas dendam dari pasukan Mobilisasi Populer (milisi Syi'ah).

"Orang-orang melarikan diri karena penyerangan Hashid (Mobilisasi Populer), ada kekhawatiran besar di antara warga sipil", kata Qablan.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mencoba meredakan kekhawatiran pembunuhan etnis dan sektarian di Tal Afar.

Ia mengatakan, pasukan apapun yang dikirim untuk merebut kembali kota itu akan mencerminkan keragaman kota.

Seorang pemimpin dari unit Mobilisasi Populer mengatakan, pasukan Syi'ah telah bergabung dengan pejuang Peshmerga di barat Mosul dan telah menyelesaikan pengepungan kota itu dan Tal Afar. (Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.