Menurut juru bicara koalisi Saudi, konvoi yang diserang membawa amunisi atau perlengkapan lainnya bagi militan Houthi dan sekutunya.

Ilustrasi: Serangan udara di Yaman ke gudang senjata di Sana'a dekat Kedutaan RI

Sebanyak 13 orang tewas di Yaman, pada Senin (14/11), akibat serangan udara ke truk bahan bakar oleh koalisi Arab.

Pihak koalisi menyatakan, truk tersebut mengangkut persediaan kebutuhan bagi kelompok pemberontak Houthi, terdiri dari dua tanker yang diparkir di jalan antara kota Yarim dengan ibukota provinsi, Ibb.

Selain korban tewas, petugas medis dan saksi menyebut ada 11 lainnya yang terluka

Sebuah sumber di rumah sakit Yarim mengatakan, mereka menerima 10 mayat, termasuk seorang militer. Bersama 15 orang terluka, yang beberapa dari mereka dalam kondisi kritis.

Sumber itu menyatakan bahwa tiga orang diantaranya kemudian meninggal.

Sementara itu, menurut juru bicara koalisi Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri, konvoi yang diserang membawa amunisi atau perlengkapan lainnya bagi militan Houthi dan sekutunya.

"Ada jaringan besar penyelundupan senjata yang beroperasi di sana. Mereka coba menyamarkannya (dalam tanki).. Kami melacaknya dan ketika mereka berhenti di area Brigade 55, kami menyerang mereka di malam hari", katanya.

"Saat itu sangat gelap, hanya ada penyelundup dan milisi Houthi di sekitar truk tersebut", katanya.

Asseri menambahkan,selain amunisi dan senjata truk, kemungkinan juga membawa bahan bakar.

Koalisi Saudi membantu pemerintah Yaman melawan militan Houthi dan loyalis mantan diktator Ali Abdullah Saleh.

Namun, koailisi juga disalahkan atas beberapa serangan ke pusat medis, sekolah, acara pemakaman dan pabrik. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.