Ilustrasi RS di Aleppo hancur oleh serangan (Al Jazeera)

Serangan udara mengenai 2 rumah Sakit di pinggiran Aleppo barat, Suriah, pada Senin 14/11). Beberapa pasien dan tenaga medis memngalami luka-luka akibat serangan di wilayah pemberontak tersebut.

Kelompok pemantau SOHR mengatakan bahwa pesawat tempur menyerang kota Atareb, termasuk membom 2 rumah sakit sehingga tidak bisa beroperasi kembali.

Terdapat 5 serangan udara di rumah sakit yang akhirnya menghancurkan ruang operasi, ruang tunggu, dan ambulans.

Menurut SOHR, ini adalah serangan udara ke empat yang tercatat mengenai fasilitas sipil sepanjang tahun ini.

Ini adalah satu-satunya rumah sakit di Atareb, dengan setidaknya 60.000 orang tinggal di kota dan daerah sekitarnya.

Seorang ahli bedah dan koordinator wilayah Aleppo untuk Syrian American Medical Society (SAMS), Osama Abo Ezz, mengatakan bahwa serangan melukai banyak pasien.

"Mereka berada di rumah sakit untuk check-up", katanya.

Petugas advokasi SAMS, Adham Sahloul menyebutkan, sudah ada tujuh serangan terhadap rumah sakit di daerah pinggiran provinsi Aleppo dan Idlib sejak Jum'at (11/11).

Negara barat menuduh rezim Damaskus dan sekutunya, Rusia, telah membom rumah sakit, pabrik roti, dan fasilitas sipil lainnya di wilayah tersebut.

Namun, Moskow dan Damaskus membantahnya dengan mengklaim menyerang kelompok oposisi yang mereka katakan sebagai "teroris".

Rusia bahkan menuduh kelompok oposisi menggunakan warga sipil dan rumah sakit sebagai “tameng hidup”, serta mendirikan fasilitas medis di kota tanpa menandai dengan benar. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.