Lebanon adalah negara yang menerapkan jabatan politik sektarian
Mantan panglima militer, Michel Aoun terpilih sebagai presiden Lebanon setelah 29 bulan negara ini mengalami vakum jabatan kepresidenan.

Menurut laporan Reuters, pemilihan terjadi melewati 2 putaran, Michel Aoun gagal mengamankan 2/3 dukungan mayoritas parlemen yang diperlukan untuk menang 1 putaran saja.

Aoun didukung 84 anggota parlemen di babak pertama, selisih dua suara saja dari jumlah minimal 86 suara yang dibutuhkan agar menang secara langsung.

Sedangkan pada putaran kedua, ia hanya membutuhkan 65 suara (> 50%) dari 128 kursi parlemen agar menang.

"Ini sebuah kejutan karena sebelumnya (putaran 1) Michel Aoun tidak bisa mengamankan dua pertiga suara, bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh hasil rapat anggota partai politik dan parlemen”, kata koresponden Al-Jazeera.

Anggota parlemen Lebanon mengadakan sidang yang bertujuan memilih presiden baru setelah kekosongan panjang yang mengganggu stabilitas negara sejak Mei 2014.

Pendukung Michel Aoun telah berkumpul di ibukota Lebanon pada Senin jelang sidang, mereka berharap terpilihnya Aoun serta mengakhiri kebuntuan politik negeri itu.

Keamanan diperketat di sekitar parlemen dan Beirut Martyrs Square, lokasi pendukung Aoun dari Gerakan Patriotik Bebas (FPM), yang berpakaian oranye sebagai ciri khas dan telah berkumpul selama beberapa hari.

Mantan jenderal berumur 81 tahun ini merupakan sekutu politik dari kelompok Syi'ah Hezbollah, yang mendukungnya dalam pemilihan ini.

Tapi kemenangan Aoun juga disebabkan dukungan mengejutkan dari dua rival terbesarnya: Samir Geagea, pemimpin Pasukan Kristen Lebanon, dan mantan perdana menteri Sunni, Saad al-Hariri.

Seperti diketahui, Lebanon menerapkan pembagian kekuasaan sektarian. Jabatan presiden harus dipegang Kristen Maronit, Perdana Menteri harus Islam Sunni dan pemimpin parlemen adalah pemeluk Syi'ah. (Orient-news/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.