Pakistan menyatakan, "serangan dari India" terus terjadi di kawasan itu

Aksi kekerasan terus meningkat di sepanjang perbatasan (Reuters)

Ribuan penduduk dari sejumlah desa di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi ke wilayah yang lebih aman. Aksi kekerasan terus meningkat di wilayah tersebut.

Evakuasi ini terjadi setelah tujuh tentara Pakistan tewas pada Senin (13/11) dalam baku tembak antara pasukan Pakistan dan India di Line of Control, nama perbatasan kedua negara.

Perdana Menteri untuk daerah Azad Kashmir, Raja Farooq Haider mengatakan, sejauh ini pemerintah telah mengevakuasi 8.000 warga ke "tempat aman".

Menyusul "aksi serangan dari India" yang terus terjadi di kawasan itu. Ia juga menyebut akan mengevakuasi lagi lebih banyak warga.

Tudingan "serangan India" dari pemerintah Pakistan segera direspon oleh juru bicara pertahanan India, Letnan Kolonel Manish Mehta.

Ia menyatakan: "Kami selalu merespon dengan tepat dan efektif setiap kali ada pelanggaran gencatan senjata dari sisi Pakistan"

Kondisi di Kashmir terus memanas dalam beberapa bulan terakhir. Terdapat sejumlah pelanggaran gencatan senjata yang menewaskan warga dari kedua negara setiap hari.

Baik India maupun Pakistan saling tuding soal penyebaran provokasi di wilayah itu.

September lalu, sejumlah militan menyerang markas militer di wilayah Kashmir yang dikuasai India. 18 tentara India tewas dalam serangan yang disebut didukung oleh Pakistan.

India kemudian menyeret ketegangan dengan Pakistan ke ranah global dengan membahasnya dalam Sidang Umum PBB.

Langkah ini diambil India sebagai bagian dari kampanye untuk mengucilkan Pakistan di PBB di kalangan internasional.

Kedua negara juga saling mengusir diplomat negara rivalnya.

Sementara di wilayah Kashmir yang dikuasai India telah memanas sejak Juli lalu, setelah aparat India membunuh pemimpin kelompok Hizbul Mujahidin.

Kekerasan terjadi antara pemrotes dengan pasukan India yang menembakkan eluru pellet dari senapan angin. (CNN Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.